Beranda / Kesehatan / MAPPADECENG: Mahasiswa KKN-PK Unhas Tanamkan Kebiasaan Postur Sehat Sejak Dini kepada Siswa SDN 183 Barru

MAPPADECENG: Mahasiswa KKN-PK Unhas Tanamkan Kebiasaan Postur Sehat Sejak Dini kepada Siswa SDN 183 Barru

BARRU – Cara duduk yang membungkuk, tas sekolah yang terlalu berat, hingga kebiasaan menatap gawai dengan posisi yang salah sering dianggap sepele. Padahal, kebiasaan tersebut dapat menjadi awal munculnya berbagai gangguan pada otot dan tulang di kemudian hari. Berangkat dari kepedulian tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menghadirkan program edukasi MAPPADECENG (Mari Perbaiki Postur Tubuh Sehat Sejak Dini) di UPTD SDN 183 Barru, Dusun Bawasalo, Desa Lampoko, Kabupaten Barru, Senin (20/7/2026).

Program ini merupakan gagasan Benaya A.C. Runtunuwu, mahasiswa Program Studi Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin yang juga dipercaya sebagai Koordinator Desa Posko Lampoko. Melalui program kerjanya, Benaya ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa menjaga postur tubuh merupakan investasi kesehatan yang harus dimulai sejak usia sekolah.

Pemilihan siswa sekolah dasar sebagai sasaran bukan tanpa alasan. Pada fase pertumbuhan, kebiasaan sehari-hari akan lebih mudah dibentuk dan menjadi fondasi gaya hidup sehat hingga dewasa. Edukasi sejak dini diharapkan mampu mencegah berbagai gangguan muskuloskeletal yang berpotensi muncul akibat postur tubuh yang tidak benar.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa hal-hal sederhana seperti duduk dengan tegak, berdiri dengan benar, dan menggunakan tas sekolah sesuai aturan dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mereka di masa depan. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan,” ujar Benaya.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Puluhan siswa mengikuti setiap sesi dengan semangat, didampingi para guru dan mahasiswa KKN-PK Posko Desa Lampoko. Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi juga dikemas dalam praktik langsung sehingga mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta.

Para siswa diajak mengenali ciri-ciri postur tubuh yang ideal, memahami dampak buruk kebiasaan membungkuk saat belajar maupun saat menggunakan gawai, serta mempraktikkan posisi duduk dan berdiri yang benar. Mereka juga belajar cara menggunakan tas sekolah yang aman agar tidak membebani tulang belakang, sekaligus mempraktikkan gerakan peregangan sederhana yang dapat dilakukan di sela-sela aktivitas belajar.

Sebagai bentuk edukasi yang berkelanjutan, tim KKN-PK menyerahkan poster bertajuk “Langkah Kecil Bebas Nyeri Hari Tua” kepada pihak sekolah. Poster tersebut dipasang di ruang kelas sebagai media pengingat agar siswa terus membiasakan postur tubuh yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme para peserta menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan sekaligus bermakna. Pihak sekolah pun menyambut positif kegiatan ini karena memberikan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Melalui program MAPPADECENG, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kebiasaan menjaga postur tubuh dapat tumbuh menjadi budaya hidup sehat sejak dini. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan, langkah-langkah sederhana tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, aktif, serta terhindar dari berbagai gangguan otot dan tulang di masa mendatang.