9 KARYA SENI SANGGAR BOLONG RINGGI MENDAPATKAN SERTIFIKAT HAK atas KEKAYAAN INTELEKTUAL (HaKI) DARI KEMENKUMHAM R.I INI HARAPAN SEKDA BARRU

9 KARYA SENI SANGGAR BOLONG RINGGI MENDAPATKAN SERTIFIKAT HAK atas KEKAYAAN INTELEKTUAL (HaKI) DARI KEMENKUMHAM R.I INI HARAPAN SEKDA BARRU

Makassar,- Sekretaris Daerah Barru Dr. Ir.  abustan AB, M.Si menghadiri acara Yasonna Mendengar dan Roving Seminar Kekayaan Intelektual di Laksanakan di Hotel Four Point Makassar (29/09/2022).

 

Kekayaan Intelektual adalah suatu karya yang timbul dari kemampuan intelektual

manusia, yang merupakan aset berharga bernilai ekonomi. Pelindungan dan pemanfaatan karya intelektual membutuhkan dukungan dari berbagai pihak khususnya para pimpinan wilayah

dan juga lembaga terkait. Hal ini penting dalam rangka mempercepat pembangunan ekonomi wilayah berbasis kekayaan intelektual. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pimpinan wilayah dan lembaga terkait KI.

Abustan dalam pemaparan terkait acara Yasonna mendengar dan Roving seminar kekayaan intelektual yaitu membuka cakrawala pengetahuan  terhadap pentingnya HAKI dan Kekayaan Intelektual didaftarkan terutama dalam melindungi apa yang kita ciptakan dan kebanggaan Barru ada 9 karya seni bolong ringgi yang terdaftar.

9 KARYA SENI SANGGAR BOLONG RINGGI MENDAPATKAN SERTIFIKAT HAK atas KEKAYAAN INTELEKTUAL (HaKI) DARI KEMENKUMHAM R.I INI HARAPAN SEKDA BARRU
Foto Bapak Sekda Kabupaten Barru, Dr. Ir. abustan AB, M.Si menghadiri acara Yasonna Mendengar dan Roving Seminar Kekayaan Intelektual di Laksanakan di Hotel Four Point Makassar (29/09/2022).

“Dalam acara ini dapat berimplikasi terhadap daya pikir, kreativitas dan inovasi individu dan komunal dalam mencipta terutama di era digital sekarang ini. Impactnya adalah mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.

Bolong ringgi sebagai suatu komunitas telah mampu memposisikan diri sebagai kreator seni dalam level nasional. Kami sangat mengapresiasi dan berharap agar terus melakukan inovasi dan menghimbau juga kepada komunitas atau sanggar seni lainnya untuk melindungi ciptaannya melalui HAKI yang sudah bisa dilakukan secara online dengan waktu hanya 1 jam sudah bisa mendapatkan sertifikat HAKI”, Ungkapnya Via Whatsapp.

 

Nasdir Rafli M, Pd menyampaikan Tujuan Mendatarkan Karya-karya mereka agar bisa menjadi karya abadi.

“Kami mendaftarkan karya ke HaKI adalah selain untuk mendapatkan hak eksklusif terhadap karya ini, juga untuk melindungi karya seni yang telah kami ciptakan dalam sebuah proses yang tidak mudah agar karya ini dapat menjadi sebuah karya abadi sebagai milik Sanggar Bolong Ringgi sepanjang hayat”. Ungkap pendiri sanggar bolong ringgi.

 

Sebagai produk kebudayaan,  maka seni tidak terlepas dari keberadaan budaya hukum suatau bangsa.

Hukum memberikan perlindungan terhadap seniman dan karyanya  yang lahir dari sebuah proses penciptaan, daya intelektual, karsa, dan rasa Sang Seniman.

Namun kenyataannya, masih sering kita jumpai karya seni seorang seniman “digagahi” oleh seniman lainnya  dan membuat sesama seniman tak berdaya untuk mempertahankan karyanya. Ini disebabkan karena minimnya pengetahuan para seniman tentang hukum khusunya mengenai hak Cipta.

Berdasar pada kutipan di atas maka Sanggar Bolong Ringgi mendaftarkan 9 karya dari sekian banyak karya seni yang telah diproduksi untuk mendapatkan sertifikat HaKI.

 

HUMAS IKP BARRU

Sekda Barru Abustan Buka Secara Resmi Festival Budaya To Berru

Sekda Barru Abustan Buka Secara Resmi Festival Budaya To Berru

BARRU- Sekertaris Daerah Barru (Sekda) DR. Ir. Abustan AB. M.Si., membuka secara resmi Pelaksanaan acara FBTB XI 2022 yang digelar di Anjungan Pantai Sumpang Binangae, Kelurahan Sumpang, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru pada hari Jumat (16/09/2022).

 

Adapun Tema acara “Colliq Pujie Mozaik Paras Budaya”.

 

Sebelum memulai acara terlebih dahulu di lakukan Pawai Karnaval dari lapangan Sumpang ke anjungan Sumpang Binangae oleh beberapa kabupaten antara lain Barru, Bantaeng, pare-pare, dan pinrang.

 

Event ini berlangsung selama 3 hari , koreografer, temu komposer, karnaval budaya, pentas kebudayaan komunitas seni lokal barru di anjungan sumpang dan mappadendang, mappabite manu dan mattojang di desa paccekke.

Sekda Barru Abustan Buka Secara Resmi Festival Budaya To Berru
Foto Sekertaris Daerah Barru (Sekda) DR. Ir. Abustan AB. M.Si., saat membuka secara resmi Pelaksanaan acara FBTB XI 2022 yang digelar di Anjungan Pantai Sumpang Binangae, Kelurahan Sumpang, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru pada hari Jumat (16/09/2022).

Dalam kesempatan ini, Sekda barru mengawali sambutan dengan menceritakan sejarah lagaligo yang berasal dari barru dan tentang kerja sama barru dan kementerian.

 

Sulawesi kata orang bahwa susah kerja sama, susah kolaborasi tetapi pak direktur malam ini di barru kita sudah berkolaborasi dengan baik, festival budaya yang kita lakukan malam ini ada pesan-pesan yang ingin di sampaikan dan visualisasikan oleh anak-anak kita.”ungkapnya.

 

Harapan kadis pendidikan dan kebudayaan bahwa acara FBTB ini harus berkelanjutan dan lebih baik lagi.

 

“Ini acara adalah acara yang masuk event nasional sehingga harus di lakukan secara berkala dan setiap tahun harus lebih baik dengan kemasan acara yang tidak monoton tetapi tetap menonjolkan ke arifan lokal serta acara ini meningkatkan UMKM dan brand lokal di kabupaten barru”. Ungkap kadis Pendidikan Barru.

 

Akhir acara di tutup dengan penampilan yang mempesona dari komunitas seni lokal barru dengan penampilan yang menghadirkan ke arifan lokal dengan kostum yang mewakili warna kabupaten barru dan pemukulan lesung menggunakan alu sebagai pertanda pembukan FBTB ke XI tahun 2022.

 

Hadir direktur musik, film dan animasi kemenparektraf Muh. Amin, Kepala balai pelestarian nilai budaya sulawesi selatan Kemendikbudristek Syamsu Rijal ,S.S, M.Hum,  Kasub koord pengembangan event pariwisata Propinsi Sulsel Lan Sana, S.Sos, M.Si, Kurator Karisma event Nusantara Vera Damayanti, Sekretaris daerah, unsur forkopimda, kepala opd, ketua dharma wanita, anggota PKK kabupaten, camat, kades dan lurah.

(Humas IKP)

Festival Apang di Buka, Bupati Barru Apresiasi Ide Kreatif Pemuda Kamara

Festival Apang di Buka, Bupati Barru Apresiasi Ide Kreatif Pemuda Kamara

Bulan purnama sempurna menjadi saksi di Masjid Babul Falah Kamara, Jalan Pramuka, Tuwung, Barru saat tradisi manre Apang oleh Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si bersama warga Kampung Kamara, dimulai dan dilanjutkan dengan membuka kegiatan Festival Apang Kampung Kamara Jilid 4, Ahad (17/4/2022).

 

Malam Qunut atau penanda pertengahan Bulan Ramadhan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Bugis Barru hampir di seluruh pelosok perkampungan ditandai dengan menyajikan Kue Khas Bugis bernama Apang.

 

“Apresiasi terhadap Muda Masjid Kamara, Alhamdulillah Festival keempat kalinya tidak berhenti, meski kemarin kita dilanda Pandemi Covid-19, namun dua tahun terakhir tetap dilakukan meski Hibryd, secara virtual, dan tahun ini secara terbuka namun tetap jalankan protokol kesehatan Covid-19, untuk ini saya ucapkan terima kasih,” sebut Bupati Barru yang menyebut dampak positif kegiatan ini diantaranya adalah silaturahmi antar kampung.

 

Dirinya menyebut generasi muda masjid Kamara yang selalu tampil beda, dapat untuk terus berbuat baik.

 

Festival Apang di Buka, Bupati Barru Apresiasi Ide Kreatif Pemuda Kamara
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi saat membuka kegiatan Festival Apang di Kampung Kamara Jilid 4, Ahad (17/4/2022).

 

“Mudah-mudahan hal baik disini dapat tereplikasi ke masjid-masjid lain, semoga kreativitas yang luar biasa, tidak pernah berhenti berkarya, dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Apang dibuka dengan resmi,” tutupnya.

 

Kegiatan yang ditutup dengan pemberian Apang Istimewa kepada Bupati Barru dan Sekretaris Daerah Barru DR. Ir. Abustan AB, M.Si oleh Camat Barru, Hj. Andi Hilmanida, S.STP, M.Si.

 

Membersamai pembukaan Festival Apang, terlihat Kakantor Kemenag Barru DR. H. Jamaruddin, S.Ag, M.Ag, Kabag Kesra DR. H. Irham Jalil, Lurah Tuwung, Hidayatuddin, S.STP, MH, dan Asriadi Rijal Pembina Remaja Masjid Kampung Kamara, berbaur bersama jamaah lainnya.

 

“Alhamdulillah, berkat dukungan Pemda Barru, dan ijin dari Bapak Bupati Barru, kita bisa festival secara terbuka, kami jamin bahwa telah lebih sembilan puluh persen warga Kamara yang telah divaksinasi lengkap, Insya Allah,” Ujar Asriadi Rijal yang menyebut Bupati Suardi Saleh sebagai Tokoh Utama pendukung Festival Apang yang selama ini sejak awal hingga episode keempat, yang terus datang membuka dan memotivasi Festival tahunan ini.

 

Asriadi berharap dukungan ini dan konsistensi Festival Apang, nantinya akan menjadi even Daerah yang Menasional.

 

Kampung Kamara sendiri, salah satu lingkungan yang menjaga dan menghidupkan tradisi ini dengan gelaran festival yang saat ini telah memasuki tahun keempat.

 

Kue Apang adalah kue khas yang dibuat dari tepung beras dan gula merah, kemudian dikukus dan biasanya, adonan yang sedikit akan mengembang menjadi besar.

 

Makna mengembang inilah yang menjadi dasar, dengan tradisi ini diharapkan, selain silaturahmi terjaga dengan saling berbagi, juga diharapkan dapat memaknai proses mengembang dengan filosofi simbolik agar dipertengahan Ramadhan, semua sudah berkembang lebih baik di iman dan taqwa, insya Allah.

 

(Humas Barru)

Hari Jadi Kabupaten Barru yang Ke-62 Jatuh Tanggal 20 Februari 2022

Hari Jadi Kabupaten Barru yang Ke-62 Jatuh Tanggal 20 Februari 2022

Barru – Pandemi Covid-19 masih saja terus menjadi momok bagi kegiatan publik, sehingga Pemda mengambil langkah pembatasan, termasuk gelaran Hari Jadi Barru nantinya.

 

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si yang Pimpin Rapat Persiapan Hari jadi Kabupaten Barru Ke-62 dan sesuai regulasi jatuh pada Tanggal 20 Februari 2022, mengomandoi rapat yang di gelar di ruang kerja Bupati, Rabu (2/2/2022)

 

Peringatan HUT Kabupaten Barru Tahun ini dilakukan secara sederhana, Undangan terbatas, menyesuaikan ruang  Rapat paripurna DPRD, selebihnya mengikuti Virtual karena kita, masih dalam kondisi Pandemi.

 

Bupati Barru pada saat memimpin rapat yang didampingi Ketua TP. PKK drg. Hasnah Syam, MARS, meminta di evaluasi dari tahun sebelumnya, sederhana tapi tetap hikmat.

 

“Segala Persiapannya segera dilakukan, termasuk SK Panitia, Pengusulan tema agar menyesuaikan dengan RKPD, dan penentuan logo hari jadi agar melibatan anak muda kita, kita sayembarakan”. harap Bupati yang memahami kondisi di Barru, yang saat ini terjadi kenaikan kasus mencapai  22 Orang terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Pada Rapat ini, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si menunjuk, Ir. Ahmad, MM Kadis pertanian sebagai ketua panitia, Wakil ketua Asisten III Andi Syukur Makkawaru dan Sekretaris Panitia oleh Sekretaris DPRD Barru Wardan.

 

Ibu dokter sapaan drg. Hasnah Syam MARS,  menambahkan agar persiapan para peserta dan tamu tetap memakai pakaian adat dan sebagian Tokoh masyarakat tetap mengikuti rangkaian acara di Kecamatan atau Desa secara virtual.

 

Rangkaian kegiatan disesuaikan dengan kondisi Covid-19, yang tidak membuat kerumunan, tingkat Kecamatan dan Desa dilakukan secara Virtual.

 

“Rangkaian HUT Barru tahun ini agar Kegiatan ke arah sosial Kemasyarakatan, memberikan bantuan khususnya yang tidak tercover di penerima bantuan,” harap Bu Dokter Hasnah Syam. Rapat ini dihadiri Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kabag dan Camat.

 

(Humas Barru)

Hari Jadi Kabupaten Barru yang Ke-62 Jatuh Tanggal 20 Februari 2022
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi saleh MSi, saat memimpin rapat yang didampingi Ketua TP. PKK drg. Hasnah Syam, MARS, terkait Persiapan Hari jadi Kabupaten Barru Ke-62 dan sesuai regulasi jatuh pada Tanggal 20 Februari 2022, di gelar di ruang kerja Bupati, Rabu (2/2/2022).
Bupati Barru Resmi Lantik Pengurus Dekranasda periode 2021-2026

Bupati Barru Resmi Lantik Pengurus Dekranasda Periode 2021 – 2026

Barru – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si hari ini resmi melantik pengurus Dekranasda Kabupaten Barru Periode Tahun 2021-2026 di Baruga Singkerru Adae Rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa (02/11/2021).

 

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan Nomor: 21/DEKRAN-SULSEL/V/2021 Tanggal 29 Mei 2021 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barru.

 

Bupati Barru pada kesempatan ini menyampaikan selamat kepada pengurus Dekranasda yang baru saja dilantik.

 

“Dengan adanya Dekranasda mampu memberikan pembinaan kepada para pengrajin kita di Kab. Barru. Karena kita berharap ada kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Saya berharap pengurus yang baru memiliki kemampuan dan kompetensi yang membangun kreativitas dan inovasi guna mendorong industri kreatif di wilayah Kabupaten Barru. Juga, berperan aktif dalam menggali dan mengembangkan karya cipta serta produksi lokal sendiri sehingga dapat mengembangkan ekonomi kreatif dan  memberikan peran positif dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat Kab. Barru” ujarnya.

 

Selain itu kami juga menginginkan agar pengurus Dekranasda yang baru saja dilantik agar menciptakan Brand Lokal yang bisa menjadi Icon Kab. Barru.

 

“Kita Kenal bahwa Kab. Barru merupakan penghasil kacang tanah, pengurus Dekranasda coba olah produksi pertanian kita yaitu kacang tanah, kwalitas kacang tanah kita sangat baik dan terbaik di Sulawesi Selatan bahkan lebih bagus dari pada kacang tanah dari India. Selanjutnya cara pemasaran harus kreatif, misalnya kerja sama dengan hotel atau tempat-tempat wisata. Saya mau hasil yang ril tidak perlu langsung mencapai hasil yang besar, tidak perlu langsung banyak, tapi harus kelihatan hasilnya.” tegas Bupati Barru.

 

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barru merupakan wadah pembinaan produk kerajinan daerah yang memiliki kemitraan kuat terhadap industri kerajinan sehingga dapat menyumbangkan kontribusi ekonomi yang signifikan.

 

Selain itu Dekranasda juga  hadir sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan di Kabupaten Barru. Hal ini disampaikan Ketua Dekranasda Kab. Barru Hj. Hasnah Syam dalam sambutannya usai pelantikan pengurus hari ini.

 

“Kami berkeyakinan bahwa kehadiran Dekranasda di Kab. Barru dapat menjalankan fungsinya secara optimal sehingga mampu mencapai tujuan utama Dekranasda yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menggali, mengembangkan dan melestarikan warisan budaya ” pungkasnya.

 

Ia juga berharap agar Dekranasda Kab. Barru dapat menjadi cahaya dimasa yang akan datang, selain harus terus berkreasi, pengurus Dekranasda juga harus aktif melakukan pembinaan kepada para pengrajin sehingga mampu memajukan industri kerajinan di Kab. Barru.

 

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kab. Barru atas dukungan/bantuan dan kerjasamanya sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik ” kata Hasnah Syam saat mengakhiri sambutannya.

 

(Humas Barru)

Bupati Barru Resmi Lantik Pengurus Dekranasda periode 2021-2026
Foto Bapak Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si saat memberi sambutan dalam acara pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Barru Periode Tahun 2021-2026 di Baruga Singkerru Adae Rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa (02/11/2021).
Ketua Dekranasda Kab. Barru Hj. Hasnah Syam dalam sambutannya usai pelantikan pengurus hari ini.
Foto Ketua Dekranasda Kab. Barru Hj. Hasnah Syam dalam sambutannya usai pelantikan pengurus hari ini, Selasa (02/11/2021).

Susuri Pesona Pantai Pa’lampuang Cikal Bakal Basis Pengembangan Wisata Bahari Masa Depan Selayar

Penamaan Pa’lampuang, untuk salah satu kawasasan pesisir pantai berpasir putih yang berlokasi di Desa Bontomalling, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, mengantar langkah kaki, untuk menyusuri lebih jauh, lokasi pantai, yang tepat berhadapan dengan gugusan Pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu itu.

di lokasi ini, sejumlah bentuk keunikan dapat di jumpai pengunjung, diantaranya, misteri keberadaan pintu goa, yang konon, berada di sela-sela tebing pantai Pa’lampuang.

Memasuki bibir pantai Pa’lampuang, pengunjung akan dijemput oleh keindahan panorama pohon kelapa yang tumbuh rapi dan berderet di sepanjang pesisir pantai.
Angin sepo-sepoi yang berhembus dari balik rindang pepohonan hijau dan deretan tanaman pohon kelapa, menyimbolkan kesan sejuk, dan penuh kedamaian.

di pantai ini, beragam aktivitas wisata bahari dapat dinikmati pengunjung, mulai dari berjemur di atas hamparan pasir putih, diving, snorkeling, memancing, dan aktivitas wisata lain dapat dilakukan di bibir pantai Pa’lampuang.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati suguhan kelapa muda yang dibeli dari pemilik lahan perkebunan kelapa di sekitar pantai. di musim teduh, mata pengunjung, akan dibuat terbuai oleh panorama gugusan hijau, pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu yang menurut warga setempat, dapat diseberangi dalam hitungan waktu kurang dari satu jam.

Pengunjung juga dimungkinkan untuk berpetualang, menyusuri pesona pantai Pa’lampuang dari arah laut, dengan menggunakan perahu sewaan, milik warga nelayan setempat. Sebuah lokasi obyek dan daya tarik wisata (ODTW) yang konon, penamaannya, merupakan pemberian dari Pemerintah Belanda di zaman penjajahan.

Ihwal pemberian nama Pantai Pa’lampuang sendiri, berawal dari sejarah pendirian, dan pembangunan lampu suar oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Namun sayang, karena tak ada lagi jejak sejarah yang dapat menjadi bukti akan keberadaan lampu suar di sekitar lokasi pantai dimaksud.
Lampu suar, tinggal menjadi sekedar nama, dan legenda untuk generasi anak cucu Pulau Jampea. Khususnya bagi mereka yang bermukim di wilayah administratif pemerintahan Kecamatan Pasimasunggu Timur. (Andi Fadly Dg. Biritta)