BARRU — Tradisi bahari kembali menjadi bagian dari semarak peringatan kemerdekaan di Kabupaten Barru. Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., membuka Lomba Perahu Layar di Lapakaka, Desa Bojo Baru, Sabtu (22/8/2026).
Lomba yang telah memasuki tahun kelima tersebut berlangsung selama empat hari, 22–25 Agustus 2026, dengan melibatkan sekitar 70 peserta.
Tak hanya menjadi ajang adu ketangkasan di laut, kegiatan ini juga dipadukan dengan panggung seni dan bazar UMKM pada malam hari.
Perpaduan olahraga bahari, seni budaya dan aktivitas ekonomi tersebut membuat kawasan Lapakaka semakin semarak sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.
Dalam sambutannya, Abustan mengapresiasi konsistensi masyarakat dan panitia yang mampu mempertahankan pelaksanaan lomba perahu layar hingga tahun kelima.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu event pariwisata unggulan Kabupaten Barru.
Hal itu sejalan dengan karakter Barru sebagai daerah pesisir yang memiliki garis pantai sekaligus kekayaan tradisi bahari.
“Kalau memungkinkan, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan dua kali dalam setahun dan dimasukkan dalam kalender pariwisata Kabupaten Barru,” ujar Abustan.
Ia menilai penyelenggaraan yang konsisten perlu dibarengi peningkatan kualitas event, mulai dari pengelolaan, promosi hingga kemasan kegiatan.
Dengan demikian, lomba perahu layar tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menarik wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Dorong Lapakaka Jadi Destinasi Wisata
Abustan mengatakan penyelenggaraan lomba perahu layar juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi bahari Barru kepada masyarakat yang lebih luas.
Terlebih, Lapakaka merupakan bagian dari kawasan Jimbaran Barru Lapakaka (JBL) yang digagas Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari sebagai salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Barru.
Kawasan tersebut diarahkan menjadi ruang wisata yang memadukan potensi pesisir dengan aktivitas bahari, kuliner, seni, budaya dan ekonomi masyarakat.
“Dengan pengelolaan yang semakin profesional dan promosi yang konsisten, event tahunan ini diharapkan dapat berkembang menjadi daya tarik wisata yang dinanti, sekaligus memperkuat posisi Barru sebagai daerah tujuan wisata berbasis pesisir di Sulawesi Selatan,” kata Abustan.
Menurutnya, pengembangan event secara berkelanjutan akan memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi pelaku UMKM, nelayan dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata.
Lomba Perahu Layar Lapakaka pun diharapkan menjadi salah satu agenda yang terus tumbuh dan mampu mengangkat identitas bahari Kabupaten Barru.
Dengan perpaduan tradisi, olahraga, seni dan ekonomi kreatif, kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana potensi pesisir dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir Anggota DPRD Barru H. Rusdi Cara, Kepala Dinas Perikanan, Camat Mallusetasi beserta unsur Forkopimcam Mallusetasi, Lurah Bojo Baru dan sejumlah undangan.
(Humas IKP)






