Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Lampoko melaksanakan program kerja KETUK PINTU SEHAT (Home Visit Keluarga Risiko Hipertensi) sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pencegahan hipertensi. Program ini dilaksanakan melalui kunjungan langsung dari rumah ke rumah di Dusun Bawasalo, Dusun Lampoko, Dusun Labungnge, Dusun Bulu Lampoko, dan Dusun Pallae.
Program menyasar lansia serta keluarga yang memiliki faktor risiko hipertensi. Melalui pendekatan door to door, mahasiswa KKN memberikan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu atau akses menuju fasilitas kesehatan.
Dalam setiap kunjungan, mahasiswa melakukan pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter digital maupun manual, wawancara singkat mengenai riwayat kesehatan dan faktor risiko hipertensi, serta pencatatan hasil pemeriksaan pada formulir yang telah disiapkan. Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai hipertensi, meliputi faktor risiko, tanda dan gejala, pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala, pola makan rendah garam, aktivitas fisik, pengelolaan stres, serta pentingnya kepatuhan pengobatan bagi penderita hipertensi. Sebagai media edukasi berkelanjutan, setiap peserta menerima buku saku hipertensi untuk dipelajari di rumah.
Kegiatan dilaksanakan secara bertahap pada 28 Juli di Dusun Bawasalo, 3 Agustus di Dusun Lampoko dan Dusun Labungnge, 4 Agustus di Dusun Bulu Lampoko, serta 5 Agustus di Dusun Pallae dengan melibatkan seluruh mahasiswa KKN Desa Lampoko. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh peralatan berupa tensimeter digital/manual, stetoskop, kursi, alat tulis, formulir pencatatan, dan buku saku edukasi. Seluruh kebutuhan operasional dipenuhi melalui swadaya mahasiswa dengan total anggaran Rp223.500.
Program ini mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Target awal kegiatan menargetkan 5–10 orang (formulir informed consent), namun hasil pelaksanaan melampaui ekspektasi dengan terkumpul 44 formulir informed consent dari warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian masyarakat Desa Lampoko terhadap pentingnya deteksi dini hipertensi dan upaya menjaga kesehatan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh hasil pemeriksaan tekanan darah secara langsung, tetapi juga mendapatkan edukasi kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat dalam mencegah penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.
Koordinator Desa KKN Desa Lampoko, Benaya, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan bahagia karena program KETUK PINTU SEHAT mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Desa Lampoko. Antusiasme warga di setiap dusun melebihi harapan kami, terbukti dari jumlah peserta yang jauh melampaui target. Sambutan hangat, keramahan, dan keterbukaan masyarakat menjadi penyemangat bagi seluruh mahasiswa KKN untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksa tekanan darah, menerapkan pola hidup sehat, dan mencegah hipertensi sejak dini.”
Mahasiswa KKN Desa Lampoko berharap program KETUK PINTU SEHAT dapat menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan promotif dan preventif di tingkat desa. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya hidup sehat serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Lampoko secara berkelanjutan.






