Beranda / Kesehatan / JAGOAN: Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Siswa SDN 180 Barru Jaga Gigi Sehat Demi Raih Cita-Cita

JAGOAN: Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Siswa SDN 180 Barru Jaga Gigi Sehat Demi Raih Cita-Cita

Barru – Menjadi prajurit TNI, anggota Polri, dokter, atau profesi impian lainnya tentu menjadi cita-cita banyak anak. Namun, tidak semua siswa menyadari bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek penting yang turut dinilai dalam berbagai seleksi profesi tertentu. Berangkat dari fakta tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Lampoko menghadirkan program edukasi JAGOAN (Jaga Gigi Ompong dan Lubang Sejak Dini) di SDN 180 Barru, Dusun Bulu Lampoko, Desa Lampoko, Kabupaten Barru, Sabtu (18/7/2026).

Program yang merupakan gagasan Eugene Karol T.P., mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa menjaga kesehatan gigi bukan hanya untuk memperoleh senyum yang indah, tetapi juga sebagai investasi kesehatan dan bekal meraih masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan siswa kelas III hingga kelas VI mengikuti edukasi dengan penuh antusias. Berbeda dari penyuluhan pada umumnya, materi disampaikan menggunakan metode Video-Based Learning (VBL) melalui tayangan animasi mengenai proses terbentuknya gigi berlubang akibat bakteri. Visualisasi tersebut membuat siswa lebih mudah memahami bagaimana kebiasaan sederhana, seperti malas menyikat gigi, dapat berdampak serius terhadap kesehatan.

Suasana semakin hidup saat mahasiswa mengajak siswa mengikuti sesi active recall melalui kuis dan tanya jawab interaktif. Para peserta tampak berlomba menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, hingga mengungkapkan kebiasaan mereka dalam merawat gigi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik menyikat gigi yang benar sebagai bekal agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penguatan edukasi, setiap siswa juga menerima poster kesehatan gigi yang dapat dibawa pulang dan dipasang di rumah. Media sederhana tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi siswa dan keluarga untuk membiasakan menyikat gigi minimal dua kali sehari serta menjaga kesehatan gigi secara rutin.

Eugene Karol T.P. mengatakan bahwa masih banyak anak yang belum memahami dampak jangka panjang dari kebiasaan mengabaikan kesehatan gigi. Padahal, kondisi gigi yang buruk dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, kepercayaan diri, hingga peluang mewujudkan cita-cita pada profesi tertentu.

“Banyak anak-anak yang belum sadar kalau kelalaian kecil seperti malas sikat gigi malam bisa berakibat fatal bagi cita-cita mereka kelak, misalnya saat ingin mengikuti seleksi TNI atau Polri yang memerlukan pemeriksaan gigi yang ketat. Melalui Program JAGOAN ini, kami menggunakan pendekatan Video-Based Learning agar anak-anak bisa melihat langsung dampak kerusakan gigi secara visual sehingga tumbuh kesadaran untuk rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari,” ujarnya.

Program JAGOAN mendapat sambutan positif dari para siswa dan guru karena menghadirkan metode pembelajaran yang menarik, mudah dipahami, serta dekat dengan kehidupan sehari-hari. Edukasi yang dikemas secara interaktif membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima sekaligus mendorong siswa membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kesadaran menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di rumah. Dengan senyum yang sehat, anak-anak diharapkan tumbuh lebih percaya diri, memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik, dan semakin siap menggapai cita-cita mereka di masa depan.