Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar program edukasi interaktif bertajuk MISI BINTANG (Binuang Tangguh Anti Stunting) di Desa Binuang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru. Program ini mengemas sosialisasi kesehatan melalui pendekatan edukatif dan serangkaian perlombaan kreatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat setempat, Jumat (7 /8/2026)
Kegiatan diawali dengan sesi edukasi pencegahan stunting untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pemenuhan gizi kronis dan pola hidup bersih. Usai pembekalan materi, para orang tua diajak berpartisipasi dalam permainan menyusun porsi gizi seimbang. Dalam permainan ini, peserta diuji ketepatannya dalam membedakan dua piring simulated satu piring berisikan porsi gizi seimbang sesuai panduan Isi Piringku, dan piring lainnya berisikan komposisi porsi yang tidak seimbang.

Keseruan dilanjutkan dengan perlombaan khusus anak-anak berupa lomba makan semangka saling suap. Uniknya, kedua peserta anak bertanding dalam kondisi mata tertutup, yang menguji kekompakan sekaligus keceriaan anak-anak. Gelak tawa warga makin pecah saat memasuki sesi lomba balap karung estafet. Tidak sekadar adu kecepatan, para peserta balap karung diwajibkan menjawab pertanyaan kuis seputar gizi seimbang pada setiap pergantian giliran estafet sebelum dapat melanjutkan perlombaan.
“Inovasi media edukasi yang aplikatif dan rekreatif sangat efektif menyentuh kebiasaan sehari-hari keluarga. Melalui perlombaan partisipatif ini, pesan pemenuhan gizi dapat tersampaikan dengan menyenangkan tanpa mengurangi bobot edukasinya”, ujar Muhammad Akram Kadir.
Rangkaian perlombaan interaktif tersebut menentukan 3 pemenang terbaik di setiap kategori lomba yang berhak mendapatkan hadiah apresiasi. Melalui sinergi antara mahasiswa profesi kesehatan, kader posyandu, serta warga Desa Binuang, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, tanggap gizi, dan bebas dari ancaman stunting.






