Barru – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan komitmennya dalam mendukung gerakan kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia (PMI), khususnya dalam momentum peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung dengan mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di Markas PMI Kabupaten Barru, Senin (17/6/2026). Melalui aksi tersebut, Bupati berharap dapat menjadi contoh sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan aktif mendonorkan darah secara rutin.
“Saya ingin memberikan contoh bahwa setetes darah itu sangat berarti, khususnya untuk memberikan semangat kepada masyarakat agar rajin mendonor,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki golongan darah AB+ yang tergolong cukup langka. Karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk secara disiplin mendonorkan darah demi membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Saya harus berkomitmen untuk tepat waktu mendonorkan darah, karena darah saya termasuk yang langka,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Ina berharap setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Barru.
Menariknya, usai mendonorkan darah, Bupati mengaku merasakan manfaat positif bagi dirinya. Selain merasa lebih bahagia, ia juga merasakan kondisi tubuh yang lebih ringan setelah melakukan donor darah.
“Alhamdulillah saya tambah happy setelah donor darah. Niatnya untuk kemanusiaan, jadi tidak ada rasa pusing, justru merasa lebih ringan,” tuturnya sambil mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh dan pola hidup sehat setelah donor.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Barru, Muhammad Yulianto Badwi, mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu aksi kemanusiaan yang sangat penting dan perlu terus digalakkan. Terlebih, kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 14 Juni.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor, relawan, serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kontribusi para pendonor sangat berarti dalam menjaga ketersediaan stok darah untuk kebutuhan pelayanan kesehatan di Kabupaten Barru.
“Lebih peduli sesama, untuk kemanusiaan. Penggalangan donor darah menjadi salah satu wujud nyata aksi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Barru berhasil menghimpun sebanyak 35 kantong darah. Selain donor darah, PMI bersama Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Lapatarai Barru juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pendonor sebagai bentuk pelayanan tambahan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barru dan PMI berharap semangat donor darah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (Humas Barru)






