BARRU – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Bupati Cup Kabupaten Barru Tahun 2026 di Lapangan Ta’ Kajuara, Kelurahan Sepee, Kecamatan Barru, Senin (20/7/2026).
Turnamen yang diikuti 25 tim, terdiri atas 16 tim putra dan 9 tim putri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barru, akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026. Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala dan bola voli kepada panitia pelaksana, dilanjutkan dengan servis pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Mengawali sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam hangat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru yang belum dapat hadir karena sedang menunaikan ibadah umrah.
“Beliau menitipkan salam kepada seluruh peserta dan masyarakat. Semoga turnamen ini berjalan dengan baik, aman, tertib, serta mampu melahirkan atlet-atlet bola voli terbaik dari Kabupaten Barru,” ujar Abustan.
Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekretaris PBVSI Sulawesi Selatan, Hamkah Sanusi, yang dinilai menjadi bukti dukungan terhadap pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Barru. Pada kesempatan tersebut, Abustan juga memberikan penghormatan kepada Andi Anki Kusumawati Said (Puang Angky), kakak Bupati Barru sekaligus mantan atlet bola voli Sulawesi Selatan yang pernah mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
Menurutnya, perjalanan prestasi Puang Angky menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi generasi muda Barru untuk terus berlatih dan mengukir prestasi di dunia olahraga.
Namun demikian, Wakil Bupati mengingatkan bahwa penyelenggaraan Bupati Cup tidak boleh berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan semata. Lebih dari itu, turnamen harus menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Ia mengakui prestasi bola voli Kabupaten Barru di tingkat provinsi masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, PBVSI Kabupaten Barru diminta menjadikan turnamen ini sebagai momentum evaluasi sekaligus ajang menjaring bibit-bibit atlet potensial yang akan dibina secara berkesinambungan.
“Hampir di setiap kejuaraan bola voli tingkat provinsi, tim kita belum mampu bersaing secara maksimal. Karena itu, mulai sekarang kita harus melakukan pembinaan yang serius. Anak-anak yang memiliki postur dan bakat harus dilatih sejak dini, baik dari sisi fisik maupun teknik bermainnya,” tegasnya.
Abustan juga mengajak pemerintah desa dan kelurahan untuk mengambil peran lebih besar dalam pembinaan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana, pembentukan klub-klub olahraga, serta pemanfaatan anggaran desa dan kelurahan untuk mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga.
Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah kabupaten, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar lahir atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.
Ia berharap Turnamen Bupati Cup ke depan dapat digelar secara bergilir di berbagai kecamatan serta dilaksanakan dua hingga tiga kali dalam setahun agar kompetisi berlangsung lebih intensif dan menjadi ruang pembinaan yang berkesinambungan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan piala kejuaraan secara simbolis kepada panitia pelaksana. Ia bahkan mengumumkan rencana menghadirkan piala bergilir berbahan kayu sebagai identitas khas Turnamen Bupati Cup Kabupaten Barru.
“Saya akan membuatkan piala bergilir dari kayu. Jadi, Bupati Cup Barru memiliki piala khusus yang akan diperebutkan secara bergilir,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan meriah peserta dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Karlina Jafar dalam laporannya menyampaikan bahwa Turnamen Bupati Cup Tahun 2026 mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas dan Berprestasi untuk Daerah”. Menurutnya, turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan antarklub, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Barru.
Sebanyak 25 tim akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus penghargaan pemain terbaik putra dan putri. Karlina juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru, PBVSI, aparat keamanan, tenaga kesehatan, sponsor, para donatur, dan seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya turnamen.
“Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan, rasa saling menghormati, dan komitmen untuk terus meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Barru,” tuturnya.
Turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut Kapolres Barru, Ketua I DPRD Kabupaten Barru yang juga Ketua PBVSI Barru, Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Barru, Sekretaris Daerah Barru, Sekretaris KONI Barru, pimpinan perangkat daerah, Pimpinan Bank Sulselbar, Camat Barru, Kapolsek Barru, Danramil Barru, para lurah dan kepala desa, wasit, ofisial, pelatih, atlet peserta turnamen, serta tamu undangan lainnya.






