Terima Bantuan PCR dari Unhas, Bupati Barru Bersyukur

Terima Bantuan PCR dari Unhas, Bupati Barru Bersyukur

Barru – telah lama menjadi daerah yang memfasilitasi gratis untuk Rapid Test Antigen dan Rapid Anti Body, telah belasan ribu alat test ini membantu pergerakan masyarakat ber-KTP Barru untuk melakukan perjalanan dari dan keluar daerah.

 

Hari ini, keberuntungan yang menjadi bagian bagi daerah yang bermakna Kebaikan ini, kembali memberkati Kepemimpinan Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si, dengan diterimanya alat PCR bantuan dari Universitas Hasanuddin, di Ruang Senat Lantai 2, Rektorat Unhas, Kamis (4/11/2021).

 

“Alhamdulillah, ini rejeki bagi masyarakat Barru, dan kita juga sudah menyiapkan tenaga khusus yang akan dilatih oleh Unhas untuk mengoperasikan Alat PCR ini, Insya Allah ke depan, akan memudahkan tugas pemerintahan dan menangani Pandemi Covid-19 ini,” sebut Bupati Suardi Saleh yang juga alumni Unhas ini.

 

Tes PCR (polymerase chain reaction) adalah pemeriksaan molekular yang dilakukan dengan metode amplifikasi yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu.

 

Sebelumnya, Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A yang menyambut para penerima bantuan dalam paparannya menyampaikan terima kasih pada PT. Langit Pandu Anugerah yang jadi Mitra Unhas dalam pengadaan alat PCR ini.

 

“Alat ini kedepannya bisa kita gunakan untuk mendeteksi penyakit tropis di indonesia. Kedepan dengan Pemda, kita bisa melakukan kerjasama dalam penelitian melalui riset center, semoga Alat ini bisa bermanfaat ” Sebut Prof. Dwia yang secara lugas menyampaikan bahwa Bantuan ini tidak diberikan ke semua 24 Kabupaten/Kota Se-Sulsel.

 

Sekira 5 (Lima) Kepala Daerah di Sulsel, yakni Barru, Gowa, Sidrap, Pinrang, dan Parepare yang menerima Alat PCR ini.

 

Salah satu metode pengambilan sampel untuk tes PCR adalah dengan tes usap atau swab test. Dengan hadirnya Alat PCR di Barru, maka deteksi dini atas Covid-19 bagi yang terkonfirmasi akan lebih mudah diketahui dan ditangani.

 

Demikian pula, pergerakan bagi pelaku perjalanan yang selama ini terbatasi oleh keharusan memiliki hasil test PCR, akan teratasi.

 

 

(Humas Barru)

Terima Bantuan PCR dari Unhas, Bupati Barru Bersyukur
Foto Bapak Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si, saat menerima alat PCR bantuan dari Universitas Hasanuddin, di Ruang Senat Lantai 2, Rektorat Unhas, Kamis (4/11/2021).
Bupati Hadiri Rakor Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sul-Sel

Bupati Hadiri Rakor Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sul-Sel

BARRU. Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si bersama Wakil Bupati Aska Mappe, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Satgas penanganan Covid-19 mengikuti Rapat Kordinasi Pengendalian dan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, diruang Barru Smart Information Centre (BASIC)  Kantor Bupati Barru, Rabu 3/11/2021.

 

Rapat yang dipimpin Plt. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, diikuti para Bupati/Walikota, Forkopimda Kab/Kota dan Provinsi melalui virtual.

 

  1. Sudirman mengatakan, posisi realisasi vaksinasi untuk Provinsi Selawesi Selatan saat ini baru mencapai sekitar 50 dan Presiden Joko Widodo menargetkan realisasi vaksinasi per bulan Desember diharapkan sudah mencapai minimal 70 %.

 

Untuk itu lanjut Gubernur, diharapkan sinergitas, kolaborasi dan soliditas para pemangku kepentingan untuk melawan Pandemi Covid-19, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

 

“Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kab/kota, Forkopinda, LSM, pihak Swasta dan dunia usaha. Kolaborasi semua untuk dan elemen terlibat seperti tenaga medis, relawan, TNI-Polri.  Dan solidaritas dan saling mendukung dan saling mempercayai”, urai Plt. Gubernur.

 

Terkait dengan singkronisasi data yang sampai saat ini belum adanya sinkron  antara data tingkat Provinsi dengan data Kabupaten,. Gubernur berharap Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota segera lakukan sinkronisasi data, untuk menjadi data nasional.

 

“Kami beri waktu 10 hari kedepan kepada para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk melakukan singkronisasi data”, tegas Gubernur.

 

Selain itu,  Plt Gubernur juga berharap Forkopinda sangat diharapkan bekerja untuk mempercepat vaksinasi. Target kita katanya,  adalah menurunkan level PPKM minimal ke level 2  karena banyak sekali persyaratan kalau kita masih berada dilevel 3.

 

Berdasarkan data KPCPEN, cakupan vaksinasi   per-kabupaten/kota per 2 November 2021, tertinggi Kota Makassar  73.57 persen dan terendah Kabupaten Jeneponto 19.55 persen. Sedangkan Kabupaten Barru berada pada 37.81 persen.

 

(Humas Barru)

Bupati Hadiri Rakor Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sul-Sel
Foto Bapak Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si bersama Wakil Bupati Aska Mappe, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Satgas penanganan Covid-19 mengikuti Rapat Kordinasi Pengendalian dan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, diruang Barru Smart Information Centre (BASIC) Kantor Bupati Barru, Rabu 3/11/2021.
Bupati Hadiri Rakor Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sul-Sel
Foto Bapak Bupati Kab. Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si saat menghadiri rapat yang dipimpin Plt. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Bapak Andi Sudirman Sulaeman ST, diikuti para Bupati/Walikota, Forkopimda Kab/Kota dan Provinsi melalui virtual, terkait pengendalian dan penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sul-Sel, Rabu 3/11/2021.
Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi, Mengadakan Rapat Koordinasi Bersama Unsur Perangkat Daerah

Status Masuk Level 3 PPKM, Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi, Mengadakan Rapat Koordinasi Bersama Unsur Perangkat Daerah

BARRU – Kabupaten Barru kembali naik status menjadi PPKM Level 3 pasca pelaksanaan vaksinasi masih berada di bawah ambang target yakni 40 persen untuk level Kabupaten. Jumlah warga yang baru tervaksin baru 33,6 persen atau sekitar 47.856 jiwa.

 

Percepatan vaksinasi dengan tujuan menciptakan kekebalan kelompok dari virus mematikan Covid-19 pun terus diupayakan. Pemerintah Kabupaten Barru akan terus mendorong percepatan vaksinasi dengan melakukan pendekatan persuasif berupa edukasi kepada warga.

 

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi pemerintah Kabupaten Barru bersama seluruh unsur perangkat daerah, termasuk Camat, Lurah, Kepala Desa hingga kepala Sekolah di lantai 6 gedung tower Pemkab Barru, Rabu (27/10/2021).

 

Bupati Barru, Suardi Saleh menyampaikan, agar para ASN dan pemangku wilayah bisa lebih meningkatkan kerja sama dalam mengajak masyarakat untuk ikut vaksinasi dengan metode dan inovasi masing-masing. Disamping itu ketersedian tempat pelayanan yang bisa memudahkan masyarakat menjangkau layanan vaksinasi agar turut diperhatikan.

 

“Mari kita ajak masyarakat untuk ikut vaksinasi. Berikan pengertian bahwa vaksin itu menciptakan kekebalan tubuh dari Covid-19. Berikan pengertian yang baik kepada masyarakat. Lakukan dengan cara-cara baik, jangan memaksa,” tutur Suardi Saleh.

 

Suardi Saleh menargetkan layanan vaksinasi bisa rampung dalam minggu ini. Selain menyediakan layanan di Puskesmas terdekat, pihaknya jug berencana untuk mengadakan layanan vaksin secara mobile ke warga. Dalam waktu dekat akan dihadirkan mobil vaksin keliling, sebagian bagian dari kampanye vaksinasi Covid-19.

 

Sekda Barru, Abustan AB dalam rapat koordinasi itu turut menekankan para ASN yang belum di vaksin agar segera melakukan vaksinasi. Dia berharap ASN bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Tidak ada lagi ASN yang mengabaikan instruksi tersebut. Bila masih ditemukan ASN tidak vaksin maka akan diberika sanksi tegas dalam sidang kode etik.

 

Disamping itu, pihaknya meminta Kades agar memberikan rekomendasi izin pelaksanaan hajatan apabila pemilik hajatan telah di vaksinasi. Hal lain yang disampaikan Abustan adalah pelayanan vaksinasi kepada siswa sekolah. Mengingat, sekolah telah dibuka meski dengan ketentuan terbatas dan mengikuti protokol Covid-19, dia berharap agar kiranya orang tua para siswa diberikan pemahaman untuk mengizinkan anaknya ikut vaksinasi. Kecuali yang memiliki riwayat medis berat.

 

“Kita berharap semua masyarakat bisa terlindungi,” katanya.

 

 

Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi, Mengadakan Rapat Koordinasi Bersama Unsur Perangkat Daerah
Foto Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi, Mengadakan Rapat Koordinasi Bersama Unsur Perangkat Daerah

Berdasarkan uraian data  satgas Covid-19 Barru, bahwa masih terdapat 96.144 jiwa yang belum di vaksinasi. Namun data tersebut masih dalam verifikasi rill, pasalnya, menurut Kadis Kesehatan Barru sekaligus juru bicara Satgas Covid-19, dr. Amis  Rifai mengatakan bahwa data warga yang belum tervaksinasi akan di cocokkan kembali, karena adanya data vaksin warga Barru yang masuk wilayah Parepare.

 

“Kemarin kita kerjasama dengan Kodim 1405/Mlts untuk kegiatan vaksinasi, namun datanya masuk wilayah Parepare, sehingga kami akan berupaya menjemput data tersebut untuk mencocokkan kembali jumlah data warga sebenarnya yang belum tervaksinasi,” katanya.

 

Untuk inovasi percepatan vaksinasi, kata dr. Amis Rifai pihaknya telah menargetkan layanan vaksinasi 150 dosis per hari berlaku untuk setiap Puskesmas. Dia berharap masyarakat bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk ikut vaksinasi.

 

Kesiapan Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan inovasi dengan ketersediaan vaksin turut dilakukan. 9000 dosis vaksin juga telah tiba di Kabupaten Barru. Rencananya, vaksin tersebut akan di distribusikan ke Puskesmas dan tempat-tempat pelayanan vaksin lainnya.

 

(Humas Barru)

Seribu Penerima Bantuan Vaksinasi, Hasnah Syam : Untuk Percepatan Terbentuknya Herd Immunity

Barru, Setelah sejak awal berjibaku mendatangkan beragam jenis bantuan ke Daerah Pemilihannya, Anggota DPR RI drg. Hj. Hasnah Syam, MARS, kali ini memberikan bantuan Vaksinasi Covid-19 terhadap seribu penerima manfaat di beberapa titik Se-Kabupaten Barru, yang salah satunya dilayani di Baruga Singkeru Ada’e, Barru, Jumat (23/7/2021).

“Vaksinasi ini adalah bagian penting dalam kampanye memenangkan Perang Melawan Pandemi C-19, utamanya di Barru, agar kita segera mencapai batas herd immunity secara bersama dan dapat segera beralih fokus ke pemulihan ekonomi, Insya Allah,” harap Hasnah Syam yang dikalangan masyarakat familiar disapa “Bu Dokter”.

Sebanyak 1.000 orang, hari ini divaksin secara serentak di tujuh kecamatan Se-Kabupaten Barru, khusus untuk di Baruga Singkeru Adae, sekira 300 orang di vaksin, diurai dalam dua antrian, sebelum dan setelah Shalat Jumat.

“Ini bentuk kepedulian pada konstituen selaku Komisi yang membidangi Kesehatan, dan untuk sekarang ini, dilakukan serentak di tujuh kecamatan Se-Kabupaten Barru,” urai Srikandi Legislator Senayan ini.

Dirinya mengkonfirmasi bakal menyalurkan 4.000-an vaksin di Dapil nya, yang saat ini baru seribu disebar di beberapa titik, termasuk di Baruga Singkeru Ada’e maupun di beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas).

Pada kesempatan ini pula, nampak Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si, bersama beberapa unsur Forkopimda dan Satgas Covid-19, menyempatkan meninjau lokasi pemberian Vaksinasi Covid-19.

Terlihat, rombongan menyaksikan dan menyapa tertib dan suksesnya layanan vaksinasi bantuan DPR RI ini, yang secara teknis dikordinasikan secara teradministrasi oleh tim kesehatan Puskesmas terdekat di wilayah Kota Barru.

Humas Barru

 

 

 

Sidak, Wakil Bupati Barru Tegaskan ASN Disiplin Dan Pakai Masker

Barru, Wakil Bupati Barru Aska Kompol Purnawirawan Aska Mappe, Senin (5/7/2021) melakukan sidak ke beberapa Instansi dan Mall Pelayanan Publik (MPP).

Sebagai Wakil Bupati yang mempunyai tugas kewenangan melakukan pembinaan dan pengawasan Aparatur Sipil Negara (ASN), dia berharap agar para pegawai patuh dan disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.Termasuk kehadiran.

“Saya menghimbau wajib tetap memperhatikan protokol kesehatan, khususnya memakai masker baik di dalam ruangan maupun saat beraktivitas di luar kantor. “tegas Mantan Wakil Polres Polman.

Dia juga menekankan agar para ASN wajib ikut vaksin karena sesuai komitmen, yang tidak ikut vaksin, pembayaran TPPnya ditunda. (Humas Barru)

Tahun 2020, Pemda Barru Salurkan 22,5 Milyar untuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

 

Barru, Covid-19 kembali mengganas, Barru saat ini telah ada 60 Warga terkonfirmasi Positif, diantaranya sekira 13 suspek yang simptomatik dan sisanya 46 asimptomatik.

Jubir Khusus Covid-19, dr Amis Rifai menyampaikan bahwa kondisi pandemi ini kembali membuat kita was-was setelah sempat melandai dan ada kelonggaran, Senin (5/7/2021).

“Kita kembali dihadapkan pada kenyataan bahwa Pandemi Covid-19, masih harus diwaspadai setelah beberapa bulan terakhir sempat hijau, mari bersama saling bantu memutuskan rantai penyebaran dengan penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19, khususnya penggunaan masker,” sebut dr Amis Rifai sembari mendaras 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kepala Dinas Kesehatan Barru ini menyebutkan bahwa Pemda telah berjuang bersama untuk tangani Covid-19, sejak awal ditetapkannya sebagai kejadian luar biasa bencana non alam di Maret 2020, lalu.

“Kita minta masyarakat pahami kondisi ini dan disiplinkan diri, ini harus ditangani bersama, dengan 3M dan Vaksinasi, agar perjuangan bersama dapat kita menangkan,” urainya sembari menjelaskan bahwa di tahun 2020 saja, Barru gunakan 22,5 Milyar APBD sesuai instruksi refocusing anggaran demi penanganan Covid, dan itu disalurkan teradministrasi dan terbuka diketahui publik.

Berikut rincian penggunaan anggaran Covid-19 di Daerah yang Mei 2021 ini, kembali mendapatkan apresiasi BPK atas penilaian laporan keuangan Barru Tahun 2020, dengan predikat tertinggi yakni Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Total penyaluran, Rp. 22.551.942.073,- meliputi
– Bantuan ekonomi UMKM untuk stimulus ekonomi di 7 Kecamatan bagi 6.283 penerima sebesar Rp. 7,2 M
– Bantuan langsung tunai untuk 3.458 KK di 15 Kelurahan se Kabupaten Barru sebesar Rp. 5,9 M
– BPBD dan Satgas Covid-19 termasuk Operasional Posko Induk, Posko Perbatasan, dan pendisiplinan Prokes sebesar Rp. 1,5 M
– Dinas Kesehatan untuk insentif Nakes, pelindung kesehatan warga dan petugas medis Rp. 4,3 M
– RSUD untuk insentif tim terpadu Covid-19 dan peralatan kesehatan Rp.3,3 M

(Humas Barru)

Terkait Edukasi 3M, 3T, dan Vaksinasi, Sekda Abustan sebut “Jangan Kasi Kendor”

Tanggung jawab dan kehormatan merupakan dua sisi dari keping yang sama, sebab semakin besar kehormatan maka semakin besar pula rasa tanggung jawab. Demikian pula, setiap yang diberi amanah memimpin Daerah atau organisasi, seperti Kepala Daerah dan Pejabat Publik lainnya.

Hal ini, dicontohkan oleh Para Pejabat khususnya unsur Forkopimda Barru, termasuk Kapolres Barru, Kepala Kejaksaan Barru, Kemenag Barru, dan lainnya yang mengikuti Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 melalui Zoom Meeting, Minggu (31/1/2021) malam.

Setelah sebelumnya, Sekda Barru Dr. Ir. Abustan M.Si mewakili Bupati Barru bersama segenap Forkopimda, juga menunggu acara yang sama dihari Sabtu Sore, sehari sebelumnya.

“Intinya, wabah Covid-19 ini harus kita lawan bersama untuk keselamatan bersama, selalu edukasi ke masyarakat, agar Indonesia Pulih, Indonesia Sehat, dan tugas kita di Barru belum tuntas sebelum vaksinasi terpenuhi dan virus corona teratasi,” sebut Sekda Abustan menjelaskan substansi rapat kordinasi yang beliau ikuti selama dua hari libur, kemarin.

Penegakan disiplin protokol kesehatan, lanjutnya, wajib dilakukan untuk menurunkan penambahan kasus baru dan angka kematian Covid-19.

“Insya Allah, bisa, ayo semua tetap semangat, jangan kasi’ kendor,” pesannya ke semua elemen masyarakat untuk tetap patuhi 3 M dan kepada Satgas Covid-19 agar semangat melaksanakan 3T serta menyambut Imunisasi Vaksinasi Covid-19 di Barru.

Beliau juga menyampaikan rasa hormat dan bahagia dengan sinergitas antara Forkopimda, yang ikhlas disetiap kesempatan mengatur dan mengelola Daerah melawan Pandemi. Apalagi, tak jarang pemerintah pusat mengapresiasi kehadiran dan aktifnya Pemda Barru mengikuti Rapat virtual secara Nasional.

“Barru selalu terlihat di pemerintah pusat,” puji salah satu pejabat di kementerian dalam negeri, pada salah satu vidcon di Desember lalu. Apalagi, ruang Barru Smart Information Center (BASIC) yang memang didesain canggih dengan layar lebar dan ruangan yang nyaman.

Sebelumnya, Rapat kordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 ini, dipimpin langsung Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dengan menghadirkan pihak Mendagri, Menkes, Menag, Panglima TNI, Kapolri, Kasad dan Ka BNPB, serta pimpinan daerah dan Forkopimda se Indonesia.

Menko, Luhut Binsar Panjaitan dalam arahannya memberikan penekanan agar setiap pihak terus mengingatkan dan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19.

(Humas Barru)

Bupati Suardi Saleh Setuju Perlindungan Pekerja di Barru, Dilanjutkan dengan BPJS Ketenagakerjaan

Barrukab- Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemda Barru dengan BPJS Ketenagakerjaan Makassar tentang Kepesertaan Pegawai Non ASN Pemda dalam Program BPJS Ketenagakerjaan serta Pemberian santunan kepada ahli waris, dilakukan langsung oleh Pemda. Dokumen ini ditandatangani langsung oleh Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si bersama Pihak BPJS Ketenagakerjaan, pagi tadi, Selasa (22/12/2020).

Penandatanganan Kerjasama ini merupakan lanjutan dari Kerjasama sebelumnya, sebab PKS sebelumnya telah berakhir masa berlakunya di akhir Tahun 2020.

“Kami menyadari betapa pentingnya Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pegawai Non ASN untuk dilindungi Asuransi” Sebut Bupati Suardi Saleh yang juga telah dipastikan melanjutkan kepemimpinannya berdasarkan hasil Pemilukada untuk Periode 2021-2026. Kebijakan yang baik semisal BPJS Ketenagakerjaan ini, akan melindungi dan mengurangi beban resiko seperti sakit, PHK, kecelakaan kerja, pensiun, hingga kematian, menjadi lebih ringan.

Pada kesempatan ini, juga diserahkan santunan kematian dan berobat kepada Ahli Waris sebagai bukti komitmen nyata, kerjasama perlindungan pekerja di Barru.

Sekira enam ahli waris dari perangkat Desa yang telah lebih dulu berpulang ke Rahmatullah, masing-masing mendapatkan santunan kematian, santunan berkala, dan biaya pemakaman. Total untuk setiap keenam ahli waris, sebanyak 42 Juta Rupiah/Ahli Waris.

Sedangkan, salah satu ahli waris dari tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, pada saat yang sama, menerima lebih dari Rp. 161 juta, dari salah satu karyawan perusahaan yang terstimulus masuk dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan, yakni Kepala Cabang Makassar Dodit Isdiono dan Kepala Cabang Pangkep-Barru Aminah Arsyad, juga melaporkan kabar gembira sebagai laporan kepada Bupati Barru Ir H. Suardi Saleh, M.Si. Pasalnya, Barru sebagai daerah kecil yang terletak di Kawasan Indonesia Timur, berdasarkan evaluasi kinerja 2020, kembali menjadi kandidat peraih Anugerah Pariterana dari Presiden yang akan digelar di Tahun 2021.

“Alhamdulillah, tahun 2020 ini, kita menjadi nominasi penghargaan Paritrana yang akan dinilai di 2021, untuk wakil BPJS Ketenagakerjaan dari Indonesia Timur” sebut Dodit Isdiono. Beliau pada saat sama, juga menyampaikan terima kasih dan pamit kepada Bupati dan Pemda Barru. Beliau akan mengakhiri masa kerjanya selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Makassar dan ditugaskan ke Kantor Surabaya, sebelum masuk masa pensiun, tahun depan.

Pada saat yang sama, Kepala Cabang BPJS Pangkep-Barru, Aminah Arsyad, yang selama ini intens menggalang komunikasi dan mengurus regulasi, hingga banyak Pekerja di Barru mendapatkan perlindungan dan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, juga menyampaikan pesan hormat dan terima kasih, sebab awal tahun depan, akan berpindah penugasan ke tempat baru.

Kegiatan ini, dihadiri Sekda Dr. Abustan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Makassar dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkep-Barru, Kepala OPD, Kabag Pembangunan Andi Unru, beberapa Camat dan Kades terkait serta para Ahli Waris.

(Humas Barru)

Jubir Khusus C-19 Barru dr. Amis Rifai : Mata Rantai Covid-19 dapat Diputus Dengan Vaksin

Barrukab- Upaya pemerintah dalam mengadakan vaksin COVID-19 memberikan harapan baru dalam proses Barrukab- penanganan pandemi Covid-19. Mengenai Vaksin yang merupakan istilah ilmiah pada sebentuk zat atau bahan yang terdiri dari biologis dan hidup, menjadi harapan untuk memutus mata rantai wabah Virus Corona.

Hal ini, diulas dengan singkat dan terarah oleh Jubir Khusus Covid-19, dr. Amis Rifai pada sesi diskusi publik yang digelar disela pertunjukan kesenian rakyat virtual Barru, Sabtu (21/11/2020) kemarin.

“Vaksin dibuat oleh ahli, dimasukkan dalam tubuh dengan harapan terbentuk antibodi dalam tubuh, Secara baku, vaksin dibuat dengan formula, dites, diuji ke kelompok manusia, populasi, dari sana kemudian dilihat dan saat lolos uji, kemudian hal itu dianggap aman” sebut dr. Amis Rifai menjawab pertanyaan Moderator Diskusi Publik Darwis Maeis.

Ia memaparkan bahwa vaksin dibuat oleh ahli dengan uji klinis dan mutu yang memiliki standar tinggi untuk dapat digunakan. Vaksin selama ini telah menjadi bagian yang dikenal didunia kesehatan, seperti vaksinasi atau imunisasi yang telah dikenal publik.

“Sosialisasi Vaksin jadi tugas kita semua, sebab selain jaga jarak, mata rantai Covid-19 ini, dapat diputus dengan Vaksin” tutup Amis Rifai yang ditimpali oleh Moderator Diskusi Publik Darwis dengan tagline “Siap Divaksin saat Vaksin Siap”.

Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang merilis bahwa perusahaan teknologi kesehatan yang merupakan bagian dari dunia kesehatan di Indonesia, menyambut positif kehadiran vaksin COVID-19.

Beberapa pandangan CEO perusahaan teknologi kesehatan semisal Perusahaan Halodoc atau Good Doctor bahkan angkat bicara terkait Vaksin Covid-19 ini.

Jonathan selaku CEO Halodoc mengungkapkan, selaras dengan upaya pemerintah melakukan mitigasi percepatan penanganan COVID-19, Halodoc yang merupakan platform digital di bidang kesehatan turut memberikan akses paling lengkap bagi pembuatan janji tes COVID-19 di Indonesia. “Dan kami akan terus berupaya menyederhanakan akses layanan kesehatan di masa depan agar tetap dapat menjadi teman hidup sehat bagi masyarakat Indonesia,” sebut Jonathan.

Dalam wawancara terpisah, Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor, juga menyambut positif rencana pengadaan vaksin dalam negeri, bahkan pihaknya juga siap membantu jika dibutuhkan.
“Kami menyambut baik upaya-upaya pemerintah untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk rencana untuk menghadirkan vaksin COVID-19 yang aman di Indonesia. Kami berharap hal ini dapat meningkatkan harapan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih optimal,” terangnya.

Sementera itu, Ketua ITAGI Prof. DR. dr. Sri Rezeki S Hadinegoro, SpA (K) mengatakan bahwa masyarakat Indonesia menerima dengan baik pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Hal ini dilatarbelakangi oleh keinginan besar untuk segera mengakhiri pandemi COVID-19.

Gambaran itu didapat dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang didukung UNICEF dan WHO tentang penerimaan vaksin COVID-19, dua pertiga dari responden menyatakan bersedia menerima vaksin COVID-19. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan 115.000 responden.

(Ardi Susanto,
Penulis Daerah untuk KPC PEN/Bidang Humas, Informasi dan Komunikasi Publik Diskominsta Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan)

Barru Gelar Petunra Virtual dan Diskusi Publik, Kampanyekan “Kesehatan Pulih, Indonesian Bangkit”

Barru-Sosialisasikan penanganan covid-19 melalui pemulihan kesehatan atau ekonomi nasional, oleh Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Komunikasi Informatika, Statistik (Kominsta), menggelar Pertunjukan Rakyat melalui kesenian tradisional di buka secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru DR Ir. Abustan AB, Sabtu (21/11/2020) di Bola Sobae,Kabupaten Barru.

Acara ini tidak menghadirkan penonton di lokasi pengambilan gambar, namun ditayangkan secara virtual dan live streaming di saluran Komunikasi KPCPEN. Kegiatan berupa pertunjukan tarian Eppa Teddung dari Sanggar Seni Colli Pujie dan Diskusi Publik mengenai Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang menampilkan tiga Kepala Dinas Sebagai Narasumber yakni, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik (Kominsta) Kabupaten Barru Syamsuddin S.IP,M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr H. Amis Rivai dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) H Andi Takdir SE, M.Si.

Uniknya, sebab diskusi publik ini dimoderatori oleh Darwis Maeis, yang juga dikenal sebagai Kordinator Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Barru.

Mengawali, sambutannya Kepala Dinas Kominsta Syamsuddin S.IP, M.Si menyampaikan terima kasih yang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang telah telah diselenggarakan Kementerian Koiminfo dan Kerjasama Pemkab Barru melalui Dinas Komunikasi,Informatika dan Statsitik Kabupaten Barru.

Kegiatan ini dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, jelasnya

“Sehingga alangkah baiknya semua komponen masyarakat, termasuk para seniman melalui pertujukan rakyat dapat mensosialisasikan penanganan dan cara memutus covid-19 ini”, ajak Syamsuddin

Sekda Barru DR Abustan AB saat membuka acara ini sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pertujukan rakyat dalam rangka pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid 19.

Menurutnya, Covid-19 yang tengah melanda bangsa ini, nyata dan betul adanya, bahkan berdampak telah berdampak hampir ke seluruh sektor kehidupan baik sosial ekonomi dan budaya. Sehingga melalui melalui Pertunjukan Rakyat (Pentura) digelar KPEN dan Pemkab Barru yang bertema Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit.

Sekda menjelaskan, sejak bulan Maret 2020 lalu sampai hari ini kita bahkan dunia tengah dilanda pandemi-19, kurang lebih sudah lebih dari 8 bulan.

“Semoga Pertunjukan Kesenian Rakyat Virtual ini, masyarakat bisa bersemangat, terhibur dan bisa kembali memasuki kehidupan era new normal atau tatanan baru” ujarnya.

Dirinya menambahkan masalah covid-19 ini masalah yang besar, maka penanganannya tidak akan cukup dari pemerintahan saja akan tetapi melibatkan dukungan seluruh pihak di antaranya masyarakat.

“Alhamdulillah Pemkab Barru selama masa Pandemi Covid 19 melakukan berbagai upaya penanganan Covid 19. Lintas komponen ikut terlibat untuk mengedukasj masayarakat dan hadirnya Satgas, sehingga daerah ini tercatat zona hijau” kata Abustan yang juga Mantan Kadis Pendidikan Barru.

Untuk itu, ia berharap agar semua bisa aman dari pandemi covid-19 tetapi tetap bisa produktif, sehingga masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi bisa sama-sama teratasi.

Pertunjukan Rakyat (PETUNRA) dengan penampilan tarian Eppa Teddung dari Sanggar Colli Pujie dan kegiatan ini mengangkat tema “Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit “

Darwis, moderator dalam acara tersebut, mengatakan bahwa penyediaan vaksin untuk segera mengatasi penyakit ini ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan, dan Kadis Kominsta lebih pada kerjasama penyebaran informasi khususnya menangkal berita hoax. Kadis UMKM Andi Takdir, menjelaskan berbagai program dan kegiatan sebagai upaya pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid 19.

(Ardi Susanto,
Penulis Daerah untuk KPC PEN/Bidang Humas, Informasi dan Komunikasi Publik Diskominsta Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan)

.