BUPATI BARRU MELAKUKAN PENANDATANGAN KOMITMEN BERSAMA TENTANG PENCAPAIAN GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO) DAN LAUNCHING DESA RAMAH PEREMPUAN DAN PEDULI ANAK (DRPPA)

BUPATI BARRU MELAKUKAN PENANDATANGAN KOMITMEN BERSAMA TENTANG PENCAPAIAN GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO) DAN LAUNCHING DESA RAMAH PEREMPUAN DAN PEDULI ANAK (DRPPA)

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan luar biasa yang mencoreng kehidupan manusia. Perempuan dan anak-anak kerap menjadi korban dalam kejahatan ini. Praktiknya ini dilakukan dalam berbagai bentuk dan cara cukup marak terjadi di seluruh Indonesia.

 

Dalam sambutan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menyebutkan investasi terbaik bagi suatu bangsa adalah pemberdayaan sumber daya manusia, terutama perempuan dan kesejahteraan anak.

 

Dalam sambutan Sekprov mewakili gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan tujuan pemberdayaan perempuan adalah untuk membangun kesadaran perempuan tentang kesetaraan gender agar mampu mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sehingga perempuan dapat mandiri dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan  secara implementasi seperti kabupaten layak anak secara kualitas.

 

Sebelum melakukan Penandatangan Komitmen Bersama tentang pencapaian gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terlebih dahulu di laksanakan launching desa ramah perempuan dan peduli anak.

BUPATI BARRU MELAKUKAN PENANDATANGAN KOMITMEN BERSAMA TENTANG PENCAPAIAN GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO) DAN LAUNCHING DESA RAMAH PEREMPUAN DAN PEDULI ANAK (DRPPA)
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si saat mengikuti kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama tentang pencapaian gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terlebih dahulu di laksanakan lounching desa ramah perempuan dan peduli anak, di Hotel Claro Makassar (07/09/2022).

Penandatanganan TPPO bertujuan :

  1. Menjalankan fungsi koordinasi gugus tugas yang efektif dan efisien.

2 . Berkontribusi secara signifikan bagi upaya pemerintah indonesia dalam pemberantasan TPPO khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan

  1. Peningkatan strategi dan optimalisasi upaya pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
  2. Membangun dan mengembangkan mekanisme kerja lembaga-lembaga berbasis masyarakat dan komunitas dalam upaya dalam pencegahan dan penanganan TPPO dengan lembaga formal dan non formal
  3. Membantu memberikan edukasi tentang langkah-langkah strategi apa yang harus dilakukan ketika menjadi kekerasan perempuan sebagai upaya penanganan pertama terhadap korban TPPO.

 

Bupati Barru yang terkenal humble menyampaikan motivasi pembuka

“Jika Anda ingin sesuatu katakan pada semua pria, jika Anda ingin sesuatu menjadi kenyataan, tanyakan pada seorang wanita dan jika anda ingin keduanya tanyakan kepada seorang anak”

 

Bupati Barru berharap semua pihak bisa ikut berperan dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) karena pemerintah sudah menyiapkan regulasinya.

 

“Tidak mungkin pemerintah saja yang akan berjalan disini untuk mewujudkan, karena sampai sejauh mana kemampuan pemerintah. Kalau untuk regulasi kami sudah laksanakan dengan lahirnya perda dan perbup bahkan kita juga menghadirkan uptd PPPA di kabupaten Barru, sehingga untuk eksekusi butuh keterlibatan berbagai pihak terutama masyarakat” ungkap bupati  yang baru menerima penghargaan perdagangan dari kementerian.

 

Dalam rapat koordinasi turut hadir perwakilan Kementerian Deputi PPPA, Sekprov, unsur forkopimda prov, walikota dan bupati se sulawesi selatan, para kepala opd.

 

(Humas IKP Barru)

DPMPTSP BARRU GELAR BIMTEK OSS-RBA

DPMPTSP BARRU GELAR BIMTEK OSS-RBA

Barru,- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Barru menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis / Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko  di Hotel Youtefa Barru. (07/09/2022)

 

Sulaeman Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal, dalam laporannya selaku penyelenggara memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pelaku usaha mengenai implementasi perizinan berusaha berbasis risiko dan pemanfaatan sistem online single submission risk based approach.  Dengan menghadirkan sebanyak 112 orang pelaku usaha yang dibagi menjadi 2 sesi, tiap sesi  56 orang peserta. dilatih mengakses aplikasi sistem OSS RBA.

 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Andi Syukur Makkawaru, S.STP, M.Si, yang dalam sambutannya menekankan bahwa model pelayanan perizinan semakin maju dan mudah disertai dengan konsekuensi yang harus dipatuhi oleh para pelaku usaha. pelaku usaha diberikan kemudahan dalam mendapatkan legalitas usaha dalam hal ini penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Oleh karena itu sangat penting bagi para pelaku usaha untuk memahami dengan baik tentang pemanfaatan sistem ini, apalagi dengan adanya peningkatan sistem dari versi 1.1 menjadi OSS RBA.  Lebih lanjut dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa satu kesyukuran dan kelebihan yang dimiliki oleh kita di Barru sebagai implementasi dari komitmen kuat dari Bupati Barru Bapak Ir. Suardi Saleh, M.Si untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan legalitas usaha, maka dihadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) sejak tahun 2020, dimana ditempat ini sampai saat sekarang telah bergabung 24 instansi dengan 108 produk layanan. Saya berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, menyimak materi yang disampaikan agar tercapai pemahaman yang benar mengenai aplikasi ini dan memanfaatkannya secara optimal, kuncinya.

DPMPTSP BARRU GELAR BIMTEK OSS-RBA
Foto Kegiatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Barru menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis / Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko di Hotel Youtefa Barru. (07/09/2022)

Peserta sangat antusias berinteraksi, mereka aktif berdikusi dan bertanya kepada narasumber Ilham Iskandar dari Yayasan Adil Sejahtera dan Sri Wahyuni Amalia konsultan pendamping OSS RBA di Kabupaten Barru.

 

(HUMAS IKP BARRU)

Bupati Barru dan Ketua PKK Resmikan Bola Toa Labandu Food Court di Tanete Riaja

Bupati Barru dan Ketua PKK Resmikan Bola Toa Labandu Food Court di Tanete Riaja

BARRU– Tongkrongan baru yang peresmiannya di resmikan langsung Bupati Barru, Suardi Saleh didampingi Ketua TP. PKK yang juga Anggota DPR RI Fraksi Nasdem drg. Hj. Hasnah Syam di Ralla, Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Provinsi Sulsel. Sabtu malam (06/08/2022).

 

Tongkrongan baru yang digagas

oleh putra Tanete Riaja Aris Munandar bekerjasama dengan komunitas El- Ghani Community yang di Nahkodai Oleh Erick Ishaq dkk dinamai festival jajanan dan kulineran Bola Toa Labandu Food Court dan deklarasi El Ghani Community

 

Bola Toa merupakan tongkrongan baru dengan konsep food court menyajikan berbagai macam jajanan makanan dan minuman. Lokasinya berada di sudut lapangan Labandu. Serta Komunitas El Ghani adalah sebuah komunitas musik dan entertain yg digagas dan dibentuk oleh foundernya Erick Ishaq sebagai talent dan musisi dari Ralla Tanete Riaja. Kedua2nya bersinergi dalam kegiatan acara tersebut.

Bupati Barru dan Ketua PKK Resmikan Bola Toa Labandu Food Court di Tanete Riaja
Foto Bapak Bupati Kabupaten barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si saat meninjau dan menyapa masyarakat kelurahan lompo riaja (Ralla) dan para tenant dalam agenda peresmian festival jajanan dan kulineran Bola Toa Labandu Foodcourt dan Deklarasi El-Ghani Community, di Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Provinsi Sulsel. Sabtu malam (06/08/2022).

Bupati Barru Suardi Saleh, mengapresiasi dan menyatakan dukungan atas inovasi dari pemuda bersama Komunitas El-Ghani. Ia menilai ide ini bagus dan termasuk membuka lapangan kerja.

 

Bupati mengharapkan, pusat kuliner Bola Toa ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Olehnya itu, pengelola juga harus selalu memunculkan sesuatu yang baru.

 

“Jangan karena malam ini Bapak Bupati yang launching baru ramai.Ya kalau bisa seterusnya ramai. Saya juga berharap agar diperhatikan kebersihannya, penataan dan yang terpenting adalah mempertahankan rasa dari produk yang kita jual,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan agar pusat kuliner ini dapat menjadi pendorong untuk mengembangkan sektor UMKM dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

  1. Irwan yang merupakan paman yang dituakan Aris mengaku bersyukur kepada Allah SWT karena pusat kuliner Bola Toa ini bisa kami wujudkan.

 

Ia menyampaikan bahwa bagaimana awalnya Bola Toa ini sepi dan gelap sejak ayah Aris meninggal dunia, itu kemudian Aris bersama rekannya dan juga bersama Komunitas El- Ghani menggagas Bola Toa hingga seperti ini.

 

” Kami sampaikan bahwa asal usul diberikannya nama Bola Toa Food Court karena lokasi yang dijadikan sebagai pusat tongkrongan atau kuliner adalah halaman salah satu rumah tua di Kec. Tanete Riaja yang merupakan rumah milik Orang Tua Aris yang kemudian diubah menjadi pusat kuliner yang dilengkapi dengan live musik ” Ujarnya.

 

“Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati Barru yang selalu mensupport kami. Juga kehadiran para sponsor yang sudah memberikan dukungan dan sumbangsihnya sehingga Bola Toa Labandu Food Court bisa terwujud,” tutup H. Irwan.

 

Hadir pada acara ini, Ketua DPRD Barru Lukman T, Sekretaris Daerah Ir. Abustan, Kepala Dinas Pendidikan Andi Adnan Azis, dan Camat Tanete Riaja Musakkir.

 

(Humas Barru/Hasyim)

Bupati Barru Suardi Saleh Hadiri Kegiatan Kluster UMKM Kepiting Rajungan di Pancana

Bupati Barru Suardi Saleh Hadiri Kegiatan Kluster UMKM Kepiting Rajungan di Pancana

Desa Pancana menjadi meriah menyambut kedatangan Tamu Daerah, yang diawali dengan kunjungan ke Kluster UMKM Kepiting Rajungan di Laut Pancana, kemudian meninjau Stand UMKM Binaan BRI, serta pencanangan gerakan Satu Rumah Satu Pohon sebagai Program Coorporate Social Responsibilities (CSR) BRI.

 

Setelahnya, Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si menggelar Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Barru Semester 1 Tahun 2022 di Baruga Sayang Kantor Desa Pancana Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (26/7/2022).

 

Bupati Barru Suardi Saleh dalam sambutannya mengemukakan ungkapan terima kasihnya kepada Kepala OJK yang berkenaan hadir di Kabupaten Barru.

 

“Kita tentu menyambut baik kehadirin para hadirin di Kabupaten Barru ini. Dalam rapat pleno ini, pelopor peningkatan literasi dan inkluisi keuangan yang bertujuan untuk dapat meniadakan segala hambatan terhadap akses keuangan, Insya Allah, Inklusi keuangan dapat didefinisikan sebagai lembaga, Produk dan layanan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan,” sebut Kepala Daerah ini.

Bupati Barru Suardi Saleh Hadiri Kegiatan Kluster UMKM Kepiting Rajungan di Pancana
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi saleh, M.Si saat menggelar Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Barru Semester 1 Tahun 2022 di Baruga Sayang Kantor Desa Pancana Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (26/7/2022).

Kepala OJK Sulampapua Darwisman dan Sekretaris Daerah Sulsel, DR. Hayat Gani bersama Sekretaris Daerah DR. Ir. Abustan M.Si nampak larut dalam upaya meningkatkan pengetahuan akan literasi dan inklusi keuangan.

 

Sebagai Kepala Daerah yang pernah meraih Penghargaan TPAKD sebagai Perintis Program Fasilitasi Pelayanan Akses Terpadu Tahun 2021, Bupati Barru meminta agar TPKAD lebih inovatif.

 

“Saya meminta kepada TPKAD untuk lebih agresif dan inovatif melakukan literasi keuangan, literasi keuangan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, minat dan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan,” urainya.

 

Diakuinya bahwa rapat pleno ini menjadi upaya meniti jalan menuju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

 

Diketahui program kerja TPAKD terdiri dari UMKM naik kelas, Bumdes penggerak ekonomi desa, Sinergi aksi literasi dan inklusi, petani dan peternak berdaya, satu rekening satu pelajar (kejar), UMKM go digital melalui sinergi yang kuat baik sinergi program maupun sinergi institusional.

 

Kesempatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel yang juga Selaku Koordinator TPAKD Abdul Hayat Gani, Kepala OJK Regional Sulampua Makassar Darwisman, Para Pimpinan Perbankan, Pimpinan PT Pegadaian, serta Para Kepala OPD terkait termasuk Camat Tanete Rilau bersama Kepala Desa Pancana.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bersama Mahasiswa KKN Tematik Unhas, serta diselingi makan siang menikmati berbagai olahan kepiting hasil binaan Kluster UMKM ini.

 

 

(Humas Barru)

Bupati Barru Lakukan Penandatanganan MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Pare-Pare

Bupati Barru Lakukan Penandatanganan MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Pare-Pare

Bukan rahasia, Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si selalu berupaya mensinergikan pentahelix dalam semangat Yassiberrui dengan pelibatan unsur akademik disetiap peluang yang memungkinkan di Daerah.

 

Kali ini, Pemda Barru melakukan Penandatanganan nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding) dengan Universitas Muhammadiyah Parepare dan Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada  Parepare Di ruang kerja Bupati Barru (Senin, 18/4/2022).

 

Dalam sambutannya, Bupati Barru mengatakan Perguruan tinggi merupakan Lembaga yang sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan suatu daerah dan masyarakat dengan sejumlah keunggulan yang dimilikinya seperti sumber daya  manusia, perangkat kelembagaan, serta kemampuan membuat riset dan kajian

 

“Nota kesepahaman ini bertujuan untuk menjalin kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Barru dengan Universitas Muhammadiyah Parepare dan Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare dalam Bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian masyarakat, Pengkajian dan Pelatihan untuk peningkatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sumber daya manusia di Kabupaten Barru,” sebut Kepala Daerah yang dikenal memiliki banyak kolega di Kalangan intelektual akademis ini.

 

Bupati Barru Lakukan Penandatanganan MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Pare-Pare
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi saat melakukan Penandatanganan nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding) dengan Universitas Muhammadiyah Parepare dan Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare Di ruang kerja Bupati Barru (Senin, 18/4/2022).

 

Lebih lanjut, dikatakan dengan potensi sumber daya manusia berkualitas yang memadai, maka transfer ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pengembangan dan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Barru mengalami  percepatan peningkatan atau terakselerasi.

 

“Semoga kedepannya dapat senantiasa mengadakan study study kebijakan untuk di sumbangkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Barru, Sehingga memudahkan kami dalam menentukan  prioritas program pembangunan berdasarkan kebutuhan daerah terutama yang relevan dengan kearifan lokal,” harap Suardi Saleh.

 

Diketahui, ​kegiatan pengabdian masyarakat sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi Utamanya kepada masyarakat, dilakukan dengan cara membuat program kegiatan yang mampu mengembangkan ekonomi rakyat, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengelola dan mengembangkan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

 

Hadir dalam kegiatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare Dr. H. M. Nasir S, M. Pd. yang dibersamai Wakil Rektor IVMuhammad Nurmaallah, S. Ag., MA. (WR. IV), sedangkan Institut Ilmu Sosial Bisnis Andi Sapada, terlihat Rektor Dr. Bakhtiar Tijjang, S.E. M.M. M.H. dan Warek Dr. Sunardi Purwanda, S.H. M.H., hadir bersama Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Dr. Mulyana Machmud, S.E. M.Ak. dan Dekan Fakultas Hukum Kairuddin Karim, S.H. M.H.

 

Bupati Barru, menyempatkan waktu untuk memperkenalkan dari dekat fasilitas pelayanan publik yang telah mendapatkan predikat A dari Pemerintah Pusat sebagai Model Pelayanan Prima, dengan berkeliling di Mal Pelayanan Publik (MPP) Masiga Barru.

 

(Humas Barru)

Bupati Suardi Saleh Buka Langsung Kegiatan Diklat 3 in 1 Pemkab Barru Bekerjasama Politeknik ATI Makassar

Bupati Suardi Saleh Buka Langsung Kegiatan Diklat 3 in 1 Pemkab Barru Bekerjasama Politeknik ATI Makassar

Sentra Pengolahan Rumput Laut Latimpa, Desa Madello menjadi tempat dilaksanakannya Diklat 3 In 1 Wirausaha Industri (Identifikasi Ide dan Peluang Usaha) yang dilaksanakan Oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerjasama dengan Politeknik Ati Makassar di Kecamatan Balusu, Senin, (14/3/2022).

 

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si yang selama ini intens dan mendukung program pengembangan sumberdaya manusia di Daerah, membuka langsung kegiatan ini.

 

“Penyelenggaraan Diklat 3 in 1, sebagai salah satu langkah penanggulangan dampak pandemi Covid-19 melalui penyerapan tenaga kerja dan pengurangan jumlah pemutusan hubungan kerja, “ujar Bupati Suardi Saleh.

 

Dirinya menjabarkan bahwa wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru termasuk menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.

 

Bupati Suardi Saleh Buka Langsung Kegiatan Diklat 3 in 1 Pemkab Barru Bekerjasama Politeknik ATI Makassar
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh, MSi saat membuka kegiatan Sentra Pengolahan Rumput Laut Latimpa, Desa Madello dalam acara Diklat 3 In 1 Wirausaha Industri (Identifikasi Ide dan Peluang Usaha) yang dilaksanakan Oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerjasama dengan Politeknik Ati Makassar di Kecamatan Balusu, Senin, (14/3/2022).

 

“Diklat 3 in 1, dilatih, disertifikasi dan dibimbing untuk mengharapkan supaya tidak saja sebagai tenaga kerja tapi bisa mempekerjakan orang,” sebut Suardi Saleh menjelaskan metode tuntas Pembinaan dari Pemerintah Daerah.

 

Dari kegiatan ini, diharapkan mencetak  wirausaha yang berkarakter dan bermental kewirausahaan serta mempunyai kompetensi sesuai dengan bidang usahanya meliputi kompetensi teknis, manajerial, kreativitas dan inovasi.

 

Sejalan dengan tujuan Peraturan Presiden RI No. 27 Tahun 2013 tentang Pengembangan Inkubator Wirausaha yaitu menciptakan dan mengembangkan usaha baru yang mempunyai nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya manusia terdidik dalam menggerakkan perekonomian dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Barru, H. Andi Takdir, SE, M.Si menyebutkan menggandeng Poltek ATI Makassar untuk berkerjasama menyelenggarakan Diklat 3 in 1, Wirausaha Industri kepada masyarakat umum khususnya kepada Pengelola IKM dan UMKM.

 

Nantinya, Diklat bertujuan agar dapat menghasilkan wirausaha industri yang inovatif, berdaya saing unggul dan mandiri berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memediasi hasil-hasil penelitian dan inovasi dari kampus Politeknik ATI Makassar yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi unit usaha yang bernilai bisnis teknologi industri, khususnya di bidang teknologi industri agro di Kabupaten Barru.

 

Kehadiran Event Diklat 3 in 1 Wirausaha Industri ini diharapkan dapat membangkitkan minat berwirausaha dan menjadi ajang menggali ide kreativitas dan inovasi kepada seluruh Pengelola IKM dan UMKM sehingga memiliki aspek kebermanfaatan bagi masyarakat dan Kabupaten Barru ke depan.

 

Direktur Politeknik ATI Makassar, Ir. Muhammad Basri, MM, IPM, bahkan mengharapkan lahir ide-ide kreativitas dan inovasi dari masyarakat khususnya dari Pengelola IKM dan UMKM tersebut yang selanjutnya akan lebih dioptimalkan hingga dapat diimplementasikan dalam bentuk proposal bisnis yang siap untuk diikutkan dalam program inkubasi bisnis di Kampus Politeknik ATI Makassar termasuk peluang untuk dapat menjadi mitra bisnis bagi Tenant dan StartUp IBTI Poltek ATI Makassar.

 

“Harapan kami dengan adanya Diklat 3 in 1 Bisnis Plan ini dapat mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis teknologi yang merupakan pengembangan hasil riset dan/atau inovasi dari masyarakat Kabupaten Barru untuk menjadi generasi pencipta lapangan kerja dan berharap bahwa hasil dari Workshop ini dapat meningkatkan jumlah wirausaha industri yang bersertifikat kompetensi siap kerja,” sebut Muhammad Basti dengan harapan keluaran Diklat dapat bersama menyediakan lapangan kerja.

 

Turut hadir dalam acara, Plt. Inspektur Abd. Rahim, S.IO, M.Si dan Camat Balusu, Andi Ika Syamsu Alam, S.STO, M.Si bersama Pembantu Direktur Dua, Herlina Rahim, ST, M.SI, Pembantu Direktur Tiga, Dr. Arminas, ST. MM, Ketua inkubator Bisnes : Dr. Idi Amin, ST, M.Si, Ketua Jurusan Teknik Industri Argo, Dr. Widya Hastuti Afris, S.Si.MM, Sekretaris inkubator Bisnes, Sakarno Ang Agung, ST.

 

(Humas Barru)

Jalin Komitmen Erat, Bupati Suardi Saleh dan Sekda Abustan Bawa Keunggulan Barru Lintas Provinsi

Jalin Komitmen Erat, Bupati Suardi Saleh dan Sekda Abustan Bawa Keunggulan Barru Lintas Provinsi

Barru – Gema Ibukota Negara Baru yang sedianya dirancang bangun dan telah dimulai untuk diletakkan di Pulau Kalimantan, menjadi potensi besar untuk Barru sebagai Pintu Masuk atau Hinterland (Daerah Penunjang) di pesisir barat Pulau Sulawesi.

 

Beruntungnya, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si intens untuk terus membuka komunikasi dan membawa keunggulan Barru demi langkah terbaik menyiapkan daerah mensupport hal ini.

 

Setelah sebulan lalu, berbalas kunjungan dengan Bupati Kotabaru di Kalimantan Selatan, siang tadi, Bupati Suardi Saleh lakukan lawatan perdananya di Tahun 2022, dengan membangun Kerjasama Lintas Kabupaten antar Provinsi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (11/1/2022).

 

Dirinya menyebutkan hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan kerjasama membuka akses yang menghubungkan Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi, melalui Pelabuhan Kabupaten Barru.

 

“Alhamdulillah, kita bersama bahas kerjasama saling memasarkan hasil pertanian dan sumberdaya alam kita, untuk dibawa kesini, termasuk menindaklanjuti peningkatan akses penyeberangan yang menghubungkan langsung Kotabaru, dan Sulawesi Barat hingga ke Bontang, Kalimantan Timur,” sebut Suardi Saleh yang dibersamai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, DR. Ir. Abustan AB M.Si.

 

Bupati Barru menyebut beberapa keunggulan Barru baik dari segi ketersediaan sarana prasarana kepelabuhanan maupun potensi peternakan dan pertanian yang selama ini dikenal sebagai sumber Sapi Bali terbaik di Indonesia.

 

Pertemuan yang bersejarah ini, juga dihadiri langsung oleh Bupati Kotabaru, H.Sayed Jafar, SH, dan disambut Walikota Balikpapan (Kaltim), Rahmad Mas’ud, di Aula Balaikota Balikpapan.

 

Kerjasama dalam rangka membuka konektivitas bidang perekonomian seperti perdagangan, pertanian, peternakan setra sektor pariwisata, nantinya akan melibatkan 5 Daerah di 4 Provinsi di Indonesia.

 

Sementara itu, selaku Tuan Rumah, Walikota Balikpapan menyebutkan bahwa kota Balikpapan yang akan menjadi penyangga ibu kota negara sangat membutuhkan pasokan di bidang pangan khususnya ayam dan daging sapi.

 

“Kami saat ini juga sedang berencana melalui perusahaan daerah, untuk membuka usaha penerbangan antara kota Balikpapan dengan kota-kota lain di Kalimantan, khusus nya Kotabaru dan Sulawesi” terang Rahmad Mas’ud.

 

Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, menyebut pertemuan ini sebagai wujud melaksanakan program pemerintah pusat untuk membuka jalur tol laut.

 

“Kita akan membuka rute kapal laut meliputi Kotabaru – Barru – Mamuju – Bontang dan Balikpapan, sehingga akan meningkatkan konektifitas antar kota, kabupaten dan provinsi, karena kapal ini nantinya memiliki kapasitas 2500 penumpang dan 450 kendaraan, yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Apalagi kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara” ungkap Sayed Jafar yang memiliki darah Bugis Barru.

 

Ditambahkannya, Kotabaru, Balikpapan, Bontang dan Barru sebagai daerah pesisir, memiliki hubungan emosional yang cukup erat karena cukup banyak warga Bugis bermukim di sana, sehingga masih ada kaitan kekeluargaan.

 

“Ini sebagai modal penting yang akan semakin mempererat hubungan antar kabupaten dan kota tersebut, apabila ada sarana transportasi yang mudah dan murah,” lanjutnya.

 

Pada kesempatan ini, Bupati Kotabaru mengaku siap, jika kabupatennya sebagai daerah penyuplai sektor perikanan dan potensial di bidang pariwisata yang sangat beragam.

 

Selanjutnya, Bupati Barru dan segenap pejabat akan melanjutkan lawatan kerjanya untuk pertemuan bersama Pemda Kotabaru dengan Pemerintah Kota Bontang pada Rabu besok.

 

(Humas Barru)

Jalin Komitmen Erat, Bupati Suardi Saleh dan Sekda Abustan Bawa Keunggulan Barru Lintas Provinsi
Foto Saat Bapak Bupati Kabupaten Barru, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si Memberikan Pidato sambutannya dalam lawatan perdananya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (11/1/2022).
Jalin Komitmen Erat, Bupati Suardi Saleh dan Sekda Abustan Bawa Keunggulan Barru Lintas Provinsi
Foto saat Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si menerima cindera mata dari Bupati Kotabaru, H.Sayed Jafar, SH, dan disambut Walikota Balikpapan (Kaltim), Rahmad Mas’ud, di Aula Balaikota Balikpapan, Selasa (11/1/2022).
Juarai Invesment Challenge Sulsel, Bupati Suardi Saleh Terima Piagam Penghargaan di Pinisi Sultan

Juarai Invesment Challenge Sulsel, Bupati Suardi Saleh Terima Piagam Penghargaan di Pinisi Sultan

Barru – Nama Pemda Barru kembali bergema di ajang penganugerahan penghargaan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2021, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si berhasil menerima penghargaan juara ketiga dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-Sel).

 

Lomba yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bekerja sama dengan Bank Indonesia ini memiliki standar yang tinggi untuk menilai dan menentukan Top Nominator di Sul-Sel.

 

“Alhamdulillah, ini patut disyukuri, sebab menjadi kinerja bersama dalam menyusun proposal dan kebersamaan dalam memberikan presentasi Proposal Investment Project Ready to Offer (IPRO) SSIC 2021, Semoga Piagam Penghargaan ini menjadi dasar untuk menumbuhkan kepercayaan diri publik dalam bersama memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dan menyiapkan diri menerima calon investor dalam dan luar negeri, di Barru,” ujar Bupati Barru.

 

Bupati Barru yang beberapa waktu sebelumnya menjadi penyaji proposal investasi yang mengambil industri galangan kapal sebagai core bisnis untuk tujuan investasi masa depan di Barru, telah memukau penilai yang terdiri dari Pakar dan Tokoh Ekonomi Kaliber Nasional.

 

“Kini, Barru sebagai Daerah dengan anugerah alam yang strategis dengan pelabuhan, galangan kapal, dan aktivitas ekonomi berbasis jasa kepelabuhanan, akan dipromosikan bukan saja oleh Pemprov, tapi juga oleh BI dan semua stakeholder yang tergabung di Pinisi Sultan, dipromosikan dalam kampanye ke investor dalam dan luar negeri, insya Allah,” tuturnya.

 

Dari 8 Daerah yang diplot menjadi Top Eight, Barru disebut setelah Kota Pare-pare dan Pemkab Luwu Utara, sedangkan Pemerintah daerah yang masuk delapan besar di antaranya Bantaeng, Enrekang, Jeneponto, Selayar, dan Wajo.

 

(Humas Barru)

Juarai Invesment Challenge Sulsel, Bupati Suardi Saleh Terima Piagam Penghargaan di Pinisi Sultan
Foto Bapak Bupati Kabupaten Barru, Ir H. Suardi Saleh, MSi saat menerima Piagam Penghargaan juara ketiga dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-Sel).
Juarai Invesment Challenge Sulsel, Bupati Suardi Saleh Terima Piagam Penghargaan di Pinisi Sultan
Foto Piagam Penghargaan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2021
Dengan Aplikasi OSS dan SIPAMMASE, Layanan Perizinan di Barru Selesai 15 Menit

Dengan Aplikasi OSS dan SIPAMMASE, Layanan Perizinan di Barru Selesai 15 Menit

Dengan Aplikasi OSS dan SIPAMMASE, Layanan Perizinan di Barru Selesai 15 Menit
Dengan Aplikasi OSS dan SIPAMMASE, Layanan Perizinan di Barru Selesai 15 Menit

BARRU– Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si., didampingi Kadis DPMPTSP & TK, Syamsir S.IP., melaunching Agen Perizinan Desa dan Kelurahan atau Aplikasi Online Single Subbission (OSS) dan Sistem Informasi Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal Secara Elektronik (SIPAMMASE) Dinas DPMPTSP & TK Kabupaten Barru.

 

Launching aplikasi tersebut digelar di Ruang Basic Kantor Bupati Barru, pada Kamis (28/10/2021), dan diikuti oleh seluruh Kades dan Lurah se-Kabupaten Barru melalui virtual.

 

Dalam sambutannya, Bupati Suardi Saleh menjelaskan, kondisi geografis dan jarak antara kantor DPMPTSP & TK dengan pengguna layanan atau pemohon izin masih menjadi salah satu kendala utama dalam pemberian layanan dan pengajuan permohonan perizinan.

 

Hal ini juga menyebabkan masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai informasi layanan dan cara mengakses layanan perizinan.

 

Menurutnya, dengan pelayanan yang masih terpusat pada kantor DPMPTSP & TK digedung MPP Masiga maka berdampak pada waktu, tenaga dan biaya untuk transportasi dan konsumsi akibat masyarakat menempuh perjalanan ke Ibukota Kabupaten.

 

“Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk memberikan solusi yang lebih efektif dan efisien, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan Berusahan Berbasis Resiko yang menjadi Peraturan Pelaksana dari Undang Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang membawa perubahan terhadap pengaturan perizinan berusaha”, terang Bupati dua periode ini.

 

Lebih lanjut Bupati menerangkan, untuk lebih memudahkan pelayanan perizinan, DPMPTSPTK telah memulai era digitalisasi pelayanan perizinan dengan sebuah komitmen percepatan perizinan berusaha melalui aplikasi Online Single Subbission (OSS) dan SIPAMMASE (Sistem Informasi Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal Secara Elektronik).

 

“Untuk memudahkan akses layanan aplikasi tersebut maka dibentuk agen perizinan yang saat ini sudah dibentuk ditiap kecamatan, desa dan kelurahan. Dan dengan aplikasi itu, pengurusan perizinan hanya membutuhkan waktu 15 menit”, ujarnya.

 

Adapun manfaat dari agen perizinan ini adalah:

 

  1. Mempermudah masyarakat mengakses pelayanan perizinan.
  2. Mendekatkan pelayanan perizinan dan informasi layanan.
  3. Mengurangi biaya dan waktu permohonan.
  4. Memberikan edukasi pelayanan perizinan.

 

Bupati menambahkan, dengan keberadaan agen perizinan ini, diharapkan peningkatan legalitas usaha. Sehingga pelaku usaha dapat mengakses lembaga perbankan untuk meningkatkan permodalan usaha.

 

Hadir dalam acara ini, Plt. Sekretaris DPMPTSPTK Ikhsan Haeruddin SSTP, M.Si, Camat se-Kabupaten Barru, para Kepala Desa dan Lurah se-Kabupten  Barru, para agen perizinan Desa/Lurah se-Kabupaten Barru.

 

(Humas Barru)

Dengan Aplikasi OSS dan SIPAMMASE, Layanan Perizinan di Barru Selesai 15 Menit

Tingkatkan Investasi di Barru, Plt. Bupati Nasruddin AM Ikuti Rakor Se-Sulsel

Barrukab- Geliat investasi di Sulsel terus di manajerial dengan baik oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah bersama semua pimpinan wilayah termasuk Plt. Bupati Barru Nasruddin Abdul Muttalib. Pemda Barru pun turut bersama di acara Pemprov Sulsel terkait Rapat Koordinasi yang bertema “Mewujudkan Sulawesi Selatan Yang Ramah Investor Dan Bersih Melayani” di Makassar Pagi tadi, Rabu (14/0/2020).

Rakor ini bertujuan untuk memfokuskan persamaan persepsi mengenai investasi dan menjaga sinergi Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, serta mendorong investasi nasional bekerja sama dengan UMKM dalam mendorong Investasi dalam negeri.

Plt. Bupati Nasruddin AM yang hadir bersama Kepala Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja Syamsir, turut mendukung upaya untuk meningkatkan sinergitas antar kepala daerah Se-Sulsel ini dalam hal kemudahan investasi.

Beliau, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Percepatan Peningkatan Investasi dihadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi ( MENPAN-RB) RI, Tjahyo Kumolo, beserta Deputi Kemenpan RB serta bersama para Bupati/Walikota se-Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, Pemprov Sulsel tanggap dan terus mendorong sinergitas antar wilayah untuk saling mendukung memudahkan investasi, apalagi kita di Barru sedang berupaya untuk membesarkan kawasan ekonomi dan hal itu juga terkait dengan kesepahaman antar Kabupaten Kota yang akan lebih mudah jika dikoordinasikan oleh Pemprov” sebut Nasruddin berharap agar terbangunnya kawasan ekonomi di Barru mendapat perhatian dan dukungan dari wilayah sekitar utamanya Pemerintah Pusat dan Pemprov Sulsel.

Ruang lingkup Kesepakatan Bersama ini meliputi kegiatan konsultasi dan koordinasi mengenai percepatan dan Kemudahan Investasi, sinkronisasi regulasi terkait Investasi, penelitian dan pengembangan bidang penanaman modal serta Pertukaran/pemberian data informasi Investasi.

“Maksud Kesepakatan Bersama ini adalah untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas, meningkatkan fungsi dan peran dalam percepatan dan kemudahan investasi, ini persis seperti yang kita harapkan dan telah upayakan selama ini” sebut mantan Kadis PU di dua Kabupaten, Luwu Utara dan Barru.

Dalam melaksanakan kesepakatan bersama ini, Pemda Barru menunjuk organisasi perangkat daerah terkait bidang penanaman modal sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk nantinya menyusun Perjanjian Kerjasama yang lebih teknis dan detail sesua kondisi dan kebutuhan Daerah.

(Humas Barru)