BARRU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Nahda Rihadatul Aisy dari Program Studi Ilmu Politik, menghadirkan inovasi berupa Papan Informasi dan Papan Aspirasi Berbasis Digital di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Program kerja bertajuk “Inovasi Desa: Peran Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan Desa Lalabata melalui Papan Informasi dan Papan Aspirasi” tersebut diwujudkan melalui pemasangan papan informasi dan papan aspirasi pada Minggu (2/8/2026), setelah sebelumnya diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin yang bertujuan meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Papan informasi difungsikan sebagai media penyebarluasan berbagai informasi, pengumuman, dan agenda kegiatan desa, sedangkan papan aspirasi menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik, maupun masukan kepada pemerintah desa secara lebih terbuka dan terstruktur.
Inovasi tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 16, yakni mewujudkan institusi yang tangguh, transparan, dan inklusif melalui penguatan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif.
Keunggulan utama program ini terletak pada pemanfaatan teknologi digital. Papan aspirasi dilengkapi QR Code yang terhubung langsung dengan Google Form, sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi kapan saja melalui telepon genggam. Setiap masukan yang diterima akan terdokumentasi secara otomatis sehingga memudahkan pemerintah desa dalam menghimpun, mengelola, serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
Penanggung jawab program, Andi Nahda Rihadatul Aisy, menjelaskan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah desa dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami berharap papan informasi dan papan aspirasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat maupun pemerintah desa. Melalui QR Code yang terhubung dengan Google Form, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara praktis, cepat, dan terdokumentasi sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendukung pembangunan Desa Lalabata,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Lalabata, mulai dari proses sosialisasi, penentuan lokasi, hingga pemasangan papan informasi dan papan aspirasi. Sinergi antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kepala Desa Lalabata memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
“Program ini sangat bermanfaat karena membantu pemerintah desa menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menyediakan media bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dengan lebih mudah. Kami berharap papan informasi dan papan aspirasi ini dapat terus dimanfaatkan dan dipelihara meskipun kegiatan KKN telah berakhir,” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap kehadiran papan informasi dan papan aspirasi berbasis digital dapat menjadi sarana komunikasi yang berkelanjutan antara pemerintah desa dan masyarakat. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi informasi publik, memperkuat partisipasi warga dalam proses pembangunan, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan Desa Lalabata yang semakin transparan, responsif, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.






