Barru – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan program pemberian logo dan pendampingan pemasaran produk nugget ikan bagi pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Kamis, 23 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Baruga Colliq Sayang Pujie itu bertujuan memperkuat daya saing produk olahan ikan melalui penguatan identitas merek dan strategi pemasaran. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan UMKM berbasis potensi perikanan lokal di Desa Pancana.

Program kerja ini diinisiasi oleh Nur Alifa Herman, mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, yang tergabung dalam Tim KKNT 116 Desa Pancana. Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima logo sebagai identitas resmi produk nugget ikan sekaligus memperoleh pendampingan mengenai pentingnya branding untuk meningkatkan nilai jual produk.
Materi yang diberikan meliputi fungsi logo sebagai identitas usaha, desain kemasan yang menarik, penentuan target pasar, strategi promosi melalui media sosial, hingga membangun kepercayaan konsumen melalui kualitas produk dan pelayanan. Logo yang telah disiapkan juga diserahkan kepada pelaku UMKM untuk digunakan pada kemasan dan berbagai media promosi.
Pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK Desa Pancana menyambut positif kegiatan tersebut. Selain mengikuti pemaparan materi, peserta aktif berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha serta strategi memperluas pemasaran produk olahan ikan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Tim KKNT 116 Universitas Hasanuddin berharap pendampingan ini dapat membantu UMKM Desa Pancana membangun identitas produk yang lebih kuat, meningkatkan daya saing di pasar, sekaligus memberikan nilai tambah bagi produk olahan ikan yang menjadi salah satu potensi unggulan desa. Dengan demikian, pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.






