Bupati Barru Lepas Jenazah Direktur RSUD Lapatarai Barru

Bupati Barru Lepas Jenazah Direktur RSUD Lapatarai Barru.

Makassar– Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si., bersama Ketua TP PKK Barru, drg. Hj. Hasnah Syam MARS., beserta segenap Pimpinan OPD Barru memimpin secara langsung upacara prosesi pelepasan Almarhumah Direktur RSUD Barru, dr. Hj. Andi Nikmawati, dirumah duka di Makassar untuk selanjutnya dimakamkan di pekuburan keluarga Hila-Hila, Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba, Ahad (31/10/2021).

 

Disela sela prosesi pelepasan tampak Bupati dua periode ini berincang sambil menenangkan dan sekaligus mengingatkan keluarga yang ditinggalkan untuk bisa merelakan kepergian Almarhumah.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Direktur RSUD Barru dr. Hj. Andi Nikmawati. Semoga Almarhumah diterima semua amal ibadahnya dan ditempatkan ditempat terbaik disisi Allah SWT., dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Aamiinn yaa rabball aalamiinn”, ucapnya.

 

Dikatakan,  kematian almarhumah meninggalkan duka yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga tapi juga handai taulan bahkan pemerintah Daerah.

 

Sementara Ketua TP PKK Barru Hasnah Syam yang kini menjadi Anggota DPR RI., terus memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.

 

Sambil memeluk putri Almarhumah, Hasnah Syam mengingatkan agar tabah menerima kepergian ibunda tercintanya.

 

“Semua yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Kita semua yang ditinggalkan harus mendoakan beliau agar mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.”, ungkapnya sembari mengusap air mata duka karena kepergian seorang pejabatnya yang dikenal cepat respon menangani segala hal di RSUD Barru.

 

Diketahui, Almarhumah Hj. Andi Nikmawati yang juga adalah istri Kadis Perpustakaan dan Arsip Kab. Barru, Fariadi M.Si., dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Makassar, pada Sabtu kemarin (30/10/2021) sekira pukul 08.30 Wita.  (Humas Kab. Barru)

Bupati Barru Lepas Jenazah Direktur RSUD Lapatarai Barru.
Foto Bapak Bupati Barru Lepas Jenazah Direktur RSUD Lapatarai Barru, dirumah duka di Makassar, Ahad (31/10/2021).

Di Barru, Ketua Tim Penggerak PKK Barru, Kunjungi Satu Per Satu Pengungsi Gempa Sulbar

Memegang amanah sebagai “Istri Kepala Daerah” sekaligus “Tokoh Nasional” merupakan dua anugerah yang dapat memberi manfaat besar bagi sebanyak mungkin penerima. Alhamdulillah, drg. Hj. Hasnah Syam MARS, terus berupaya menjalani hal ini dengan berempati dan berbagi di berbagai moment, di dalam Barru atau Dapilnya, maupun kesempatan lainnya.

Termasuk ketika mendengar musibah Gempa Sulbar, Tokoh Nasional yang familiar dipanggil “Bu Dokter”, di hari pertama kejadian, telah mengirimkan bantuan pertamanya ke Sulbar. Demikian pula, saat mendengar kabar beberapa “Wija Barru” yang menjadi korban Gempa Sulbar, dan memilih mengungsi di Barru.

Siang tadi, Hasnah Syam selaku Ketua Tim Penggerak PKK Barru, bersama Kapolres Barru dan jajaran Perangkat Daerah, Beliau mengunjungi satu persatu para Pengungsi Gempa Sulbar asal Barru di beberapa tempat. Selasa (19/1/2021). Pengungsi ini untuk sementara kembali dan bermukim di Palanro, Kecamatan Mallusetasi dan Awerange Kecamatan Soppeng Riaja, Barru.

“Kita prihatin atas peristiwa Gempa dan mari mengambil hikmah dari musibah ini” sebut Bu Dokter, sembari berusaha menenangkan para pengungsi, dengan caranya yang berkharisma.

Tokoh Nasional kebanggaan Barru ini, tampak menyapa dan sampaikan beberapa nasehat serta sesekali menyampaikan guyonan menghibur pengungsi. Beberapa pengungsi terlihat berbinar dan bahagia atas perhatian istri Bupati Suardi Saleh ini.

Pasalnya, memilih untuk mengungsi ke Kampung Halaman Barru, dibayangi dengan trauma guncangan gempa, dapat terobati secara psikologis selain terbantu oleh bantuan yang diberikan.

Seiring dengan itu, Pemda Barru menyampaikan pesan ke publik agar melaporkan pengungsi Gempa Sulbar yang kembali ke Kampung Halaman nya di Barru. Publik dipersilahkan untuk menyampaikan hal itu ke Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru.

(Humas Barru)

Susuri Pesona Pantai Pa’lampuang Cikal Bakal Basis Pengembangan Wisata Bahari Masa Depan Selayar

Penamaan Pa’lampuang, untuk salah satu kawasasan pesisir pantai berpasir putih yang berlokasi di Desa Bontomalling, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, mengantar langkah kaki, untuk menyusuri lebih jauh, lokasi pantai, yang tepat berhadapan dengan gugusan Pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu itu.

di lokasi ini, sejumlah bentuk keunikan dapat di jumpai pengunjung, diantaranya, misteri keberadaan pintu goa, yang konon, berada di sela-sela tebing pantai Pa’lampuang.

Memasuki bibir pantai Pa’lampuang, pengunjung akan dijemput oleh keindahan panorama pohon kelapa yang tumbuh rapi dan berderet di sepanjang pesisir pantai.
Angin sepo-sepoi yang berhembus dari balik rindang pepohonan hijau dan deretan tanaman pohon kelapa, menyimbolkan kesan sejuk, dan penuh kedamaian.

di pantai ini, beragam aktivitas wisata bahari dapat dinikmati pengunjung, mulai dari berjemur di atas hamparan pasir putih, diving, snorkeling, memancing, dan aktivitas wisata lain dapat dilakukan di bibir pantai Pa’lampuang.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati suguhan kelapa muda yang dibeli dari pemilik lahan perkebunan kelapa di sekitar pantai. di musim teduh, mata pengunjung, akan dibuat terbuai oleh panorama gugusan hijau, pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu yang menurut warga setempat, dapat diseberangi dalam hitungan waktu kurang dari satu jam.

Pengunjung juga dimungkinkan untuk berpetualang, menyusuri pesona pantai Pa’lampuang dari arah laut, dengan menggunakan perahu sewaan, milik warga nelayan setempat. Sebuah lokasi obyek dan daya tarik wisata (ODTW) yang konon, penamaannya, merupakan pemberian dari Pemerintah Belanda di zaman penjajahan.

Ihwal pemberian nama Pantai Pa’lampuang sendiri, berawal dari sejarah pendirian, dan pembangunan lampu suar oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Namun sayang, karena tak ada lagi jejak sejarah yang dapat menjadi bukti akan keberadaan lampu suar di sekitar lokasi pantai dimaksud.
Lampu suar, tinggal menjadi sekedar nama, dan legenda untuk generasi anak cucu Pulau Jampea. Khususnya bagi mereka yang bermukim di wilayah administratif pemerintahan Kecamatan Pasimasunggu Timur. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Smart Sharing Session Kalla Business School Bahas Karir di Dunia IT

Kalla Business School (KBS) kembali menggelar Smart Sharing Session, Sabtu (27/6/2020). Kegiatan yang digelar menggunakan platform zoom ini mengangkat tema “Create Your Techno-Future”. Kegiatan ini diikuti sejumlah 78 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah seperti Sulawesi, Kalimantan, Jawa, hingga Papua.

Sesuai dengan tema yang diusung mengenai IT, panitia pelaksana menghadirkan ICT Division Head Kalla Group, Razman Djamal sebagai narasumber. Selama kurang lebih dua setengah jam kegiatan tersebut berlangsung dengan santai dan ditayangkan secara live melalui kanal youtube Kalla Business School.

Koordinator pelaksana Andi Fauziyah Yahya, S.E., M.HRM. menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Kalla Business School sebagai wadah berbagi pengalaman mengenai wawasan IT. Materi yang dibawakan mencakup digital history dari perusahaan Kalla Group sampai karir di bidang IT di dunia nyata.

“Kegiatan ini memang sengaja dilaksanakan untuk memperkenalkan apa saja dream-job untuk teman-teman yang memiliki minat di dunia IT”, ujar Fauziyah.

Tak hanya itu, narasumber juga menyebutkan bahwa salah satu pekerjaan di bidang IT yang paling berkembang saat ini adalah menjadi seorang analis.

“Seorang analis memerlukan 3 skill yaitu, berpikir logis, kreatif dan kritis. Beruntung, Kalla Business School memiliki program studi Sistem Informasi dimana concern nya adalah menciptakan lulusannya sebagai sistem analis dan ERP Specialist. Profesi ini sangat dibutuhkan saat ini dan dimasa depan” tutur Raman Djamal.

Melihat antusias peserta yang begitu besar, panitia mengatakan akan menggelar Smart Sharing Session berikutnya dengan yang akan membahas tema-tema yang tidak kalah menarik seperti entrepreneurship, teknologi dan self improvement.

Kasus Positif Covid-19 di Barru Bertambah

Eskalasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Barru masih terus bergerak, Dalam kurung waktu sepekan terkonfirmasi dua orang warga Barru terpapar Covid-19. Satu orang warga Lapakaka kelurahan Bojo Baru kecamatan Mallusetasi dan satu lagi adalah warga desa Madello kecamatan Balusu.

Camat Mallusetasi, Drs. Nompo Nasruang. MM menjelaskan bahwa warga kampung Lapapaka yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab, memang mempunyai riwayat penyakit dan baru saja melakukan perjalanan dari Palu Sulawesi Tengah. Dia kini sementara menjalani perawatan disalah satu rumah sakit di Kota Parepare.

“14 orang keluarga dekatnya sudah dilakukan tracking oleh Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Bojo Baru. Dua orang diantaranya, hasil Rapid Testnya Reaktif dan sementara menunggu hasil Swab,” jelas Nompo.

Terkait dengan kasus positif tanpa gejala terhadap warga Desa Madello menurut juru bicara khusus GTPP Covid-19 Barru, dr. Amis Rifai, dia terkonfirmasi positif berdasarkan hasil Swab dimana sebelumnya dinyatakan reaktif rapid test.

“Empat orang keluarga dekatnya sudah menjalani rapid test dan hasilnya non reaktif. Sementara dia sudah diantar ke Makassar untuk mengikuti program wisata covid disalah satu Hotel,”urai Amis Rifai.

Berdasarkan pemantauan, selain melakukan rapid test. Rumah warga yang positip dan rumah-rumah disekitarnya dilakukan sterilisasi penyemprotan desinfektan oleh Relawan Covid-19 desa Madello.

Berdasarkan update date yang diterima dari Media Center TGTPP Covid-19 Barru perhari ini, Sabtu 18/7/2020, jumlah kasus positif sebanyak 4 orang, sedangkan Orang Tanpa Gejala ( OTG) 22 orang dan Pelaku Perjalanan (PP) 181 orang.

(Bp_Hasyim/A.Agus)