BARRU — Semangat gotong royong kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Bottoe, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, resmi diresmikan, Kamis (13/8/2026).
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari hadir sekaligus menyampaikan sambutan dalam peresmian jembatan yang menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur hasil sinergi TNI dan Polri tersebut.
Peresmian ini juga berlangsung bertepatan dengan launching pembangunan jembatan secara nasional yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya melalui konferensi video, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan haru atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
Menurutnya, pembangunan tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang bersatu, menjunjung tinggi gotong royong, serta mampu menggali kekuatan sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri atas kontribusinya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Menurut Bupati, jembatan tidak sekadar menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi mobilitas masyarakat, distribusi hasil usaha, serta pergerakan ekonomi warga.
“Keberadaan jembatan ini Insyaallah diperuntukkan bagi masyarakat. Kita berharap akses yang semakin baik dapat mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Andi Ina juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, hingga masyarakat yang turut mendukung pembangunan jembatan tersebut.
Baginya, kehadiran Jembatan Perintis Garuda Tahap III menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih kuat ketika dikerjakan melalui kolaborasi dan semangat gotong royong.
Sebelumnya, Dandim 1405/Parepare Letkol Inf. Erwin Hidayat menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut.
Ia menilai keberadaan jembatan memiliki arti penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah.
“Kalau pembangunan ini diinisiasi oleh TNI dan Polri bersama-sama, tentu perlu kita syukuri. Kita sudah membangun jembatan untuk masyarakat. Insyaallah ke depan akan banyak lagi jembatan yang dibangun, baik itu dari TNI maupun Polri,” ujarnya.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta jajaran TNI, khususnya Koramil 1405-07, yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan hingga jembatan dapat diselesaikan dan dimanfaatkan.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda Tahap III, konektivitas wilayah diharapkan semakin kuat. Akses masyarakat menjadi lebih mudah, mobilitas semakin lancar, dan peluang pengembangan aktivitas ekonomi pun semakin terbuka.
Bagi masyarakat, jembatan ini bukan sekadar bangunan yang menghubungkan satu sisi dengan sisi lainnya. Lebih dari itu, jembatan menjadi penghubung harapan, akses, dan peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan.
Peresmian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dekat dengan kebutuhan warga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., Kasi Datun Kejaksaan Negeri Barru, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP), Kasatpol PP, serta unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
(Humas Barru)






