Beranda / Berita Utama / Optimalkan Kompetensi Kader Posyandu Melalui Program KADER SIGAP, Tim KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Hadir di Desa Pancana, Barru

Optimalkan Kompetensi Kader Posyandu Melalui Program KADER SIGAP, Tim KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Hadir di Desa Pancana, Barru

Barru – Pelayanan Posyandu yang berkualitas tidak lepas dari peran kader yang terampil dan memiliki kemampuan pengukuran kesehatan sesuai standar. Semangat inilah yang mendorong Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Pancana menghadirkan program KADER SIGAP (Sinergi Gizi dan Pelayanan Posyandu) di Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.

Program tersebut dilaksanakan melalui edukasi dan pelatihan penggunaan alat antropometri dasar serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini menyasar kader Posyandu, baik yang telah lama bertugas maupun kader baru, dengan tujuan menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan keterampilan dalam melakukan pengukuran kesehatan secara tepat.

Kegiatan berlangsung pada Jumat (17/7/2026) di TK We Pancaitana, Kampung Berarue, Desa Pancana, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WITA. Program ini ditanggungjawabi oleh Nur Intan Pratiwi.A, mahasiswa Program Studi Gizi sekaligus anggota Tim KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Unhas Desa Pancana.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal para kader. Selanjutnya, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya pengukuran yang akurat, penggunaan alat antropometri sesuai standar, serta teknik pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Materi juga diperkuat melalui pembagian leaflet sebagai media edukasi yang dapat digunakan kembali oleh para kader.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta kemudian diajak mengikuti demonstrasi dan praktik langsung. Dengan didampingi mahasiswa KKN, para kader mempraktikkan pengukuran berat badan, panjang badan bayi, tinggi badan, Lingkar Lengan Atas (LILA), lingkar kepala bayi dan balita, hingga pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter.

Pendampingan secara langsung dilakukan untuk memastikan setiap kader memahami tahapan pengukuran dan mampu menggunakan alat dengan teknik yang tepat sesuai SOP. Hal ini penting mengingat hasil pengukuran menjadi bagian dari data kesehatan yang digunakan dalam pemantauan kondisi masyarakat dan mendukung pelayanan Posyandu.

Antusiasme kader terlihat sepanjang kegiatan. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan terlibat langsung dalam setiap sesi praktik. Untuk mengukur efektivitas edukasi, kegiatan ditutup dengan post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman kader setelah mengikuti rangkaian edukasi dan pelatihan.

Pelaksanaan KADER SIGAP mendapat dukungan dari Puskesmas Pancana, Pemerintah Desa Pancana, serta para kader Posyandu. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Melalui program ini, Tim KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Unhas berharap kemampuan kader Posyandu di Desa Pancana dalam melakukan pengukuran antropometri dan tekanan darah semakin optimal. Kader yang terampil, data yang akurat, dan pelayanan yang sesuai standar diharapkan menjadi fondasi bagi Posyandu yang semakin berkualitas serta mampu mendukung pemantauan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.