PRODUKTIFITAS SAPI BALI MENJADI PROGRAM UNGGULAN KAB.BARRU

Tuesday, 29 August 2017

PRODUKTIFITAS SAPI BALI MENJADI PROGRAM UNGGULAN KAB.BARRU

Plt. Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si membuka acara Kontes Ternak Bibit Sapi Bali hasil inseminasi (IB) dan intensifikasi kawin alam (INKA) yang digelar di Dusun Botto-botto Desa Lompo Tengah Kec. Tanete Riaja, Selasa 29/08/17.

Sektor peternakan khususnya ternak sapi bali merupakan salah satu ternak unggulan kab.barru dan salah satu sumber bibit sapi bali di prov. Sulsel. Apalagi bibit sapi bali yang ada di Kab. Barru sudah dikembangkan didaerah lain diantaranya di prov. Sulawesi barat dan gorontalo. Selain itu Kab. Barru juga merupakan sumber sapi potong sebagai penghasil daging untuk konsumsi masyarakat dalam daerah maupun masyarakat daerah tetangga.

Pengembangan ternak sapi bali menjadi prioritas dengan ditetapkannya Kec. Tanete Riaja sebagai sumber bibit sapi bali dengan keputusan menteri pertanian RI No.4437/kpts/sk.120/7/203. Dan kelompok tani desa mattirowalie sebagai sentra peternakan rakyat sapi bali yg sekaligus bagian dari wilayah pembibitan sapi bali.

Wilayah pengembangan sapi bali akan diperluas sampai pada seluruh wilayah Kab. Barru dengan maksud untuk meningkatkan populasi bibit sapi bali .

Turut hadir pada acara kontes sapi bali kali ini adalah Kadis pertanian Kab. Barru Ir. H. Aminullah arsyad, Kabid pengembangan usaha Ir. Muhammad Nuryadi, MM dari dinas peternakan dan kesehatan hewan prov. Sulsel, para pimpinan OPD, Danramil Kec. Tanete Riaja, Kapolsek Tanete Riaja.

Dari hasil kontes sapi bali kali ini untuk kategori pertama sapi bali calon pejantan (inseminasi buatan) Peringkat ke 3 jatuh pada Kelompok Tadang Palie Desa Lampoko, peringkat ke 2 kelompok Lempangeng Desa Lompo Tengah Kec. T. Riaja, dan peringkat 1 Kelompok Lempangeng Desa Lempang Kec. T. Riaja.

Kategori ke dua sapi bali calon betina (Inseminasi buatan) peringkat ke 3 Kelompok Abberrunge Desa Tompo Kec. Barru, peringkat ke 2 Kelompok Tellu Tarinna Desa Kading Kec. T. Riaja, peringkat 1 dari Kelompok Siporennu Desa Lompo Tengah Kec. T. Riaja.

Kategori ketiga sapi bali calon pejantan (kawin alam) peringkat ke 1 Kelompok Langkane Desa Lalabata Kec. T. Rilau, peringkat ke 2 Kelompok Siporennu Desa Lompo Tengah Kec. T. Riaja, peringkat 1 Kelompok Beringin Jaya Desa Libureng T. Riaja.

Kategori ke empat sapi bali calon betina (kawin alam), peringkat ke 2 jatuh pada kelompok Botto-botto Desa Kading Kec. T. Riaja, peringkat ke 1 Kelompok Kenrang Desa Mattirowalie Kec. T. Riaja.

Mulai tahun 2017 pemerintah melaksanakan program sapi indukan wajib bunting (SIWAB) dg kegiatan kawin suntik atau lebih dikenal sebagai inseminasi buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam (INKA) secara nasional termasuk di Kab. Barru dengan target 17.725 ekor akseptor sapi betina wajib bunting, yaitu inseminasi buatan 11.425 ekor dan inka 6300 ekor.

Plt. Bupati Barru H. Suardi Saleh menitip harapan agar kiranya kita bersama-sama mendukung dan mensukseskan program ini agar target dari program ini dapat tercapai dg baik dan kalau perlu tahun depan kita adakan kontes antar kabupaten supaya ada motivasi dalam peningkatan produksi sapi bali, pangkasnya".
selain itu kami harapkan juga khusunya peternak sapi untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan ternaknya karena hal ini sangat menentukan kualitas dan nilai ekononi dari ternak sapi itu sendiri .

(Humas Pemkab. Barru)