Pembukaan MTQ Ke-29 Tahun 2016 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Barru

Monday, 30 May 2016

Dahsyat dan spektakuler, demikian dua kata gambaran acara pembukaan MTQ Ke-29 Tingkat Provinsi Sulawesi SelatanTahun 2016 di Kabupaten Barru pada Ahad malam (29/5/2016) di Taman Colliq Pujie Alun-alun Kota Barru.

Acara yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan H.Syahrul Yasin Limpo ini disaksikan oleh ribuan warga dan undangan yang hadir dimalam yang cerah tersebut. Turut hadir dalam acara dua tahunan itu diantaranya, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan H. Moh Roem, Wakil Gubernur Sulsel H. Agus Arifin Nu’mang, Danrem 142 Tatag, serta sejumlah Bupati dan Wakil Bupati, dan Asisten serta sekda yang mewakili para Bupatinya, hadir dalam acara tersebut. 

Perhelatan MTQ Tingkat Provinsi yang kali kedua dillaksanakan di Barru ini dalam acara pembukaannya berlangsung mewah dan meriah. Panggung Tilawah yang megah dan tampak kokoh mengagumkan pengunjung yang hadir. dikedua sisinya berdiri lampu sorot yang sesekali menyirami panggung tilawah dengan cahaya beraneka warna. Balutan cahaya-cahaya lembut itu silih berganti menerangi panggung tempat para Qari dan Qariah melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dentuman keras kembang api yang membelah langit malam Alun-alun kota Barru, hal itu semakin menambah keindahan, keelokan, kemegahan dan menguatkan Kewibawaan Kabupaten Barru selaku tuan rumah. 

Acara diawali dengan defile dari seluruh kafilah peserta MTQ yang begitu bersemangat berjalan sambil melambaikan tangan dihadapan Gubernur Sulsel beserta deretan Bupati, panitia provinsi, para ketua LPTQ, para hakim, seluruh Kandepag se Sulsel yang duduk di tenda kehormatan. Sekretaris Daerah Barru H. Nasruddin AM selaku ketua panitia melaporkan,  kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 29 Mei sd 03 Juni 2016. Seluruh Kabupate/Kota se Sulsel menurunkan wakilnya pada even dua tahunan ini. Sebanyak tujuh cabang lomba yang diperebutkan, pada kesempatan ini juga dilangsungkan lomba bintang vokalis kasidah tingkat provinsi Sulsel yang dilaksanakan di gedung Islamic Center Kab. Barru. Bupati Barru H. Andi Idris Syukur dalam sambutannya menyampaikan, ditunjuknya kabupaten Barru sebagai pelaksana MTQ ke-29 menjadi momentum awal bagi pemerintah dan masyarakat kabupaten Barru untuk mengaktualisasikan visinya yaitu terwujudnya kabupaten Barru yang maju, sejahtera, taat azas, dan bermartabat yang bernafaskan keagamaan.

Kehadiran MTQ memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat, selain sebagai media dakwah dan syiar agama, kegiatan ini menjadi daya dorong yang kuat dalam rangka membangun dan mempererat kebersamaan sebagai bangsa dan ukhuwah islamiyah. Diharapkan hal ini mampu menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-Quran secara baik dan benar.Dihadapan Gubernur Sulsel, Idris Syukur menjelaskan, nama kabupaten Barru adalah salah satu-satunya nama kabupaten di Indonesia yang disebutkan dalam AlQuran, yaitu pada Surah At-Tur ayat 28 yang berbunyi Innahu huwal Barru Rrahim yang artinya sesungguhnya Dia (Allah) adalah Al Barru (yang melimpahkan kebaikan) lagi Ar Rahim (maha mengasihani). “Pak Gub, orang Barru itu sejatinya baik, seperti adanya Allah menyebut dirinya sebagai AlBarru yang melimpahkan kebaikan, menjalangkan kehidupan dalam masyarakat maupun di pemerintahan harus menghadirkan kebaikan dan kasih sayang, yang berarti segala bentuk kesewenang wenangan harus dihapus dimuka bumi, termasuk jangan fitnah, karena fitnah itu lebih kejam dari membunuh” ungkapnya disambut tepuk riuh hadirin. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan piala bergilir dari Bupati Pinrang selaku Juara Umum MTQ sebelumnya kepada Gubernur  Sulsel, yang selanjutnya Gubernur Sulsel menyerahkan kepada Bupati Barru selaku tuan rumah untuk diperebutkan.

Gubernur Syahrul Yasin Limpo dalam arahannya mengemukakan, kegiatan MTQ dan festival seni yang dipusatkan di taman Colliq Pujie ini adalah tanggung jawab moralitas bersama, ini adalah panggilan ibadah, inilah yang disebut syiar islam, ini adalah implementasi dari syiar islam dengan menghadirkan islam sebagai kekuatan kehidupan, sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. “siapa yang menjalangkan Islam dengan baik maka dijamin baginya kehidupan dunia dan akherat, siapa yang menjalangkan tugas pemerintahannya dengan baik sesuai dengan tuntunan islam maka artinya dia telah menebarkan islam yang penuh rahmat, itulah kekuatan sesungguhnya bagi negeri kita, bangsa, negara dan rakyat kita” kata Syahrul Yasin Limpo.

Syahrul menambahkan, kita membutuhkan Al-qur’an sebagai tuntunan hidup dalam menghadapi serangan masiv dunia digital yang pengaruh buruknya mengancam anak-anak kita, mengancam budaya luhur bangsa kita, mengancam moralitas generasi kita. “para pemimpin kita bertanggungjawab dalam soal ini dan itu tidak mudah, maka dibutuhkan Al-Qur’an sebagai pegangan untuk menjaga tradisi kita yang sipakatau, sipakainge, sipakalebbi, menuntun kita dalam membentuk dan menjaga moralitas anak-anak kita agar tetap santun, menuntun rakyat untuk menghargai pemimpinnya, serta pegangan bagi pemimpin untuk menjaga amanahnya”, ungkap Syahrul.   selain tampil qasidah massal dari para anggota majelis taklim se Kabupaten Barru, panitia juga menyuguhkan tarian kreasi kolosal, pementasan tari yang mengurai cerita perjalanan agama Islam masuk di Kabupaten Barru. Masyarakat begitu antusias menyaksikan pertunjukan tersebut, bahkan juga mengundang decak kagum dari deretan tamu undangan yang duduk di tenda kehormatan. Ide cerita ini dari ketua TP PKK Kab. Barru Hj. Andi Citta Mariogi Idris dengan penulis naskah cerita oleh Faisal. “semoga pelaksanaan MTQ ke-29 di Kabupaten Barru ini dapat sukses, dan mengharumkan nama Kabupaten Barru baik ditingkat provinsi maupun di tingkat nasional.

Sebagai penutup seremonial acara ditandai dengan kedatangan perdana Kereta Api Trans Sulawesi di Kabupaten Barru yang mengangkut Qori dan Qoriah nasional serta para dewan juri. (Sumber: Humas)

[[galery]]