Pelantikan dan pengukuhan pengurus KPPSI Kab. Barru 2014-2019

Sunday, 26 April 2015

BARRU, Ketua Lajnah Tanfiziyah KPPSI Pusat, Drs. H. Andi Patabai Pabokori melantik dan mengukuhkan pengurus KPPSI Kabupaten Barru Periode 2014-2019 di Baruga Singkeru Adae-Barru, Ahad (26/4). Merujuk pada hasil musda KPPSI tanggal 10 Januari lalu, Dr. kamaruddin Hasan, S.Ag, M.Pd diberi amanah sebagai Ketua Lajnah Tanfidziah KPPSI Kabupaten Barru periode 2014-2019. Pengukuhan dan pelantikan dilakukan dihadapan Amir KPPSI Ir.H.Abd.Azis Kahar Muzakkar,M.Si, Bupati Barru H.Andi Idris Syukur MS, Anggota DPRD Kab. Barru A.Wawo Mannojengi, para anggota forum komunikasi pimpinan daerah, sejumlah pimpinan SKPD Pemkab. Barru serta para pengurus majelis taklim se Kabupaten Barru.

Dr. Kamaruddin Hasan dalam sambutannya mengemukakan, bahwa amanah yang diberikan kepadanya sungguh sangat berat, ada banyak persoalan ditengah masyarakat yang akan menjadi tantangan KPPSI kedepannya, banyak permasalahan sosial ditengah masyarakat yang butuh perhatian dari para pengurus KPPSI, namun ia merasa optimis bahwa Insya Allah KPPSI Kabupaten Barru akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan mengawal bumi Barru mewujudkan masyarakat madani yang tentram dan damai, “mudah-mudahan amanah ini dapat kami emban, dan hanya Kepada Allah kami berserah diri”ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPPSI pusat, H.A. Patabai Pabokori dalam penyampaiannya mengemukakan,bahwa pelantikan kepengurusan KPPSI Kabupaten Barru yang baru ini yang merupakan upaya mengembangkan syariat islam di Barru, akan menjadi sejarah tersendiri bagi Kabupaten Barru. Menurutnya, perhatian dari seorang pemimpin dalam hal ini Bupati Barru, akan sangat membantu dalam pengembangan dan penerapan syariat islam melalui peran serta para pengurus KPPSI Kabupaten Barru. “Insya Allah saya optimis bahwa KPPSI Kabupaten Barru akan mampu mengembangkan syarit islam disini, dan organisasi ini akan dapat bekerja dengan sebaik-baiknya karena sangat didukung oleh pemerintah setempat dalam hal ini Bupatinya”,katanya. Menurut Patabai, maju mundurnya syariat islam disuatu daerah akan sangat ditentukan oleh pemimpinnya dalam hal ini Bupatinya.”memang butuh proses, dan akan banyak tantangan dalam penegakannya”sambungya.

Amir KPPSI Abdul Aziz Kahar Muzakkar dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya atas dikukuhkannya kepengurusan KPPSI Kabupaten Barru. Ia bertutur  bahwa, sudah lama sekali tidak ada acara KPPSI yang seperti ia lihat sekarang, bahkan nyaris disemua kabupaten tidak ada kegiatan KPPSI meskipun hal tersebut tidak menjadi identik dengan lemahnya penerapan syariat islam di daerah tersebut.”Pelaksanaan syariat islam di Barru ini menurut saya standar-standar saja, karena memang Barru ini adalah pabrik ulama”ujarnya. “Kita tersinggung kalau di Barru ini KPPSI kurang hidup, karena Barru ini pabriknya ulama bahkan sejak dulu sampai sekarang”sambungnya.

Terhadap banyak pertanyaan tentang Islam apa yang akan didirikan oleh KPPSI sebenarnya, Aziz Kahar menjelaskan bahwa Islam yang diinginkan oleh KPPSI adalah penerapan seluruh ajaran islam mulai dari akidah, pelaksanaan syariat yang bersifat pribadi, keluarga, masyarakat sampai pada tingkat bernegara, baik dalam hal ekonomi maupun social dalam koridor NKRI. “tidak ada dikotomi antara syariat islam dengan Negara Indonesia, karena pendiri Negara ini adalah mayoritas orang islam, bahkan peranan para ulama sangat besar pada perumusan falsafah dan dasar Negara”,katanya

Aziz menambahkan, kedepannya KPPSI akan membuat pilot project tentang desa syariah binaan, aziz mengajak seluruh komponen masyarakat mulai dari pemerintah dan seluruh organisai masyarakat untuk masuk dan melakukan pembinaan umat didesa tersebut.”kita akan buat pilot project mengenai desa syariah seperti MOU yang telah ditandatangani tadi antara KPPSI dengan Pemerintah daerah, kemudian secara bersama-sama kita lakukan pembinaan disitu, mulai dari memakmurkan mesjid, memakmurkan TPA, majelis taklimnya, penggunaan jilbab, larangan riba dan lain sebagainya”,ujarnya.

Sementara itu Bupati Barru H. Andi Idris Syukur dalam sambutannya mengemukakan, bahwa pelantikan kepengurusan KPPSI Barru bagi pemerintah daerah, memiliki nilai yang sangat strategis dalam mengawal terwujdunya tatanan masyarakat yang saling mencintai, saling menyayangi, saling menghormati dan konsisten meneguhkan amanah memakmurkan bumi Allah SWT. Andi Idris mengharapkan, bahwa kagiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi dan konsolidasi emosional untuk memelihara dan membangun semangat silaturrahmi antara pemerintah dengan para aktivis islam sehingga terwujud hubungan yang simbiosis mutualis, soliditas dan sikap konsisten segenap aktivis ormas keagamaan menjadi sangat penting dalam rangka peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara.”eksistensi KPPSI sebagai ormas keagamaan menjadi sangat penting artinya untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas untuk mengaktualisasikan potensi dan dimensi kemanusiaan secara optimal”,katanya

Andi Idris Syukur menambahkan, bahwa pembangunan Kabupaten Barru bertumpu pada nafas-nafas keagamaan, sesuai dengan visi pemkab Barru yaitu terwujudnya Kabupaten Barru yang lebih maju, sejahtera, taat azas, bermartabat yang bernafaskan keagamaan. “Olehnya itu dalam perkembangannya kita terus berupaya melakukan pembinaan karakter dan sosialisasi penguatan pengamalan nilai-nilai keagamaan yang terintegrasi dengan nilai-nilai moral dan karakter bangsa serta kebajikan-kebajikan lokal yang relevan”,ujarnya. “mudah-mudahan dengan hadirnya KPPSI dapat menjalin kemunikasi yang efektif sehingga dapat member kontribusi yang lebih besar dalam rangka pembinaan dan pengembangan nilai-nilai keagamaan serta dapat mengembangkan model tarbiyah dan dakwah yang terbaik untuk mendukung keberlangsungan pembangunan daerah Kabupaten Barru yang maju dan berkelanjutan”kuncinya. (mir/man) Sumber : Humas Barru

Editor: Ajem kominfo Barru