Audience SCF Dan Media Dengan Bupati Barru

Thursday, 13 February 2014

Barru- Kamis, 6 Februari 2014 bertempat di Rumah Jabatan Bupati Barru telah diadakan Audience Sulawesi Community Foundation (SCF) dan beberapa media dengan Bupati Barru Ir.H.Andi Idris Syukur, MS yang difasilitasi oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Barru sebagai wujud kerjasama Pemerintah Kabupaten Barru dengan Sulawesi Community Foundation yang telah berhasil dalam beberapa program pemerintah daerah yang salah satunya dengan mendukung Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM).
Dalam arahannya, Bupati Barru mengatakan bahwa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di sekitar hutan, Pemerintah Kabupaten Barru menetapkan Peraturan Bupati Barru Nomor 24 Tahun 2013 tanggal 21 September 2013 tentang “Mekanisme Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Hutan Kabupaten Barru” peraturan tersebut mengikat unsur-unsur SKPD untuk saling berkoordinasi dan bekerjasama terhadap penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Barru.
Pada kesempatan ini telah dijabarkan oleh Kepala dinas Kehutanan, Ir.H.Abd.Kadir, MP bahwa Kebijakan Bupati Barru yang mendukung Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) yaitu dengan memberikan izin pengelolaan bagi Kelompok Tani Hutan Tanaman Rakyat, dimana Dinas Kehutanan bersama SCF telah melakukan fasilitas pembuatan Rencana Kerja Umum(RKU) dan penataan Areal Kerja terhadap 7(tujuh) Kelompok Tani Hutan Hutan Tanaman Rakyat. Kemudian Bupati Barru mengusulkan pula penetapan areal HKm seluas seluas 2.100 Ha dan telah dilakukan arahan pengelolaan hutan kemasyarakatan terhadap 6(enam) Kelompok Tani Hutan oleh dinas Kehutanan Kabupaten Barru. Untuk Hutan Desa, Bupati Barru telah mengusulkan penetapan areal Hutan Desa seluas 750 Ha dan telah dilakukan arahan Pengelolaan Hutan Desa terhadap 4(empat) Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
Dijelaskan pula oleh Bupati Barru bahwa Salah satu kebijakan Bupati Barru untuk mendukung Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) adalah dengan menerapkan Metode PPAM (Participatory Poverty Asessment and monitoring) yaitu salah satu metode identifikasi kemiskinan yang telah dilakukan di desa Bulo-bulo dan Desa Bacu-bacu Kecamatan Pujananting atas kerjasama BAPPEDA, BPMD dan Dinas Kehutanan. Bapak Ir.H.Andi Idsris Syukur, MS mengharapkan dengan Metode ini dapat Mengidentifikasi kemiskinan daerah secara lokal untuk menentukan tingkat Kesejahteraan Sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Barru. (ledy humas)

Editor : Ajem